6 Putri Konglomerat Paling Cantik yang Dijamin Bakal Bikin Kamu Kebelet Tajir Supaya Bisa Nikahin Mereka

Cantik, muda, pintar, kaya raya, gadis-gadis ini seolah punya hidup yang sempurna.

Setiap insan manusia terlahir ke dunia dengan garis keberuntungannya masing-masing. Beberapa orang terlahir dari keluarga yang hidup sederhana dan apa adanya. Sebagian lainnya bisa jadi terlahir dari keluarga yang kaya raya. Seperti gadis-gadis cantik nan jelita ini yang beruntung, sangat beruntung, karena bisa masuk ke dalam golongan yang kedua.

Tampaknya keberuntungan sudah mengakrabi mereka sejak dalam kandungan. Tak hanya dianugerahi paras yang enak dipandang, mereka juga terlahir dari keluarga konglomerat atau pengusaha yang bergelimang harta. Dengan harta orang tuanya yang tak berseri, wajar jika gadis-gadis di bawah ini dari kecil sudah hidup mewah dan dicukupi segala kebutuhan dan keinginannya.

1. Clarissa Herliani Tanoesoedibjo

Memegang “gelar” sebagai putri dari taipan media tanah air, Hary Tanoesoedibjo, gadis bernama lengkap Clarissa Tanoesodibjo ini merupakan putri keempat dari lima bersaudara keluarga besar Tanoesodibjo.
Clarissa Herliani Tanjung. [Image Source].
Gadis yang pada tahun ini menginjak usia 20 tahun ini, tak melulu menggantungkan hidupnya pada bisnis ayahnya. Buktinya, ia sendiri sudah berani mengelola situs jual beli online miliknya yang beralamat di www.tagyoureit.asia.
Ngomong-ngomong, Clarissa pernah membuat kehebohan, dengan mengundang salah satu musisi terkenal asal Paman Sam, Far East Movement, untuk mengisi acara ulang tahunnya yang ke-16. Tak usah menebak-nebak apakah acara ulang tahunnya berlangsung mewah. Musisi itu sendiri notabene merupakan musisi yang tengah hits di dunia saat itu. Dan jelas, mereka punya banderol mahal jika diminta tampil di suatu acara, apalagi jika itu adalah acara privat.

2. Valencia Herilani Tanoesodibjo

Setelah puas mengulas putri keempat pasangan Hary dan Liliana Tanoe, sekarang kita akan beralih membahas putri kedua mereka, Valencia Herliani Tanoesoedibjo. Di antara saudarinya, Valencia tampak yang paling modis dengan gaya yang elegan dan sangat dewasa.
Valencia Herliani Tanjung. [Image Source].
Setelah lulus kuliah S1 di bidang Master of Art in Communication Management di University of Sydney, Australia, gadis yang baru berusia 22 tahun ini langsung melanjutkannya ke jenjang pendidikan strata ke-2 di universitas yang sama.
Berbicara soal bisnis, kabarnya Valencia sudah sering dilibatkan dalam perusahaan ayahnya. Contohnya, ia kini aktif menjadi CEO di sebuah situs media Okezone dan Channel Advisor garapan MNC. Ia juga menggemari barang-barang mewah dan menjalankan bisnis fashion dengan menjual produk-produk branded dari para perancang kelas dunia.

3. Putri Indahsari Tanjung

Dari namanya mungkin kamu sudah mampu menebak siapa ayah dari gadis cantik yang satu ini. Benar sekali, Putri Indahsari Tanjung tak lain dan tak bukan adalah putri dari bos CT Corporation, Chairul Tanjung.
Putri Indahsari Tanjung. [Image Source].
Di usia yang masih sangat muda, 21 tahun saja, dirinya sudah mapan dengan sibuk mengurus bisnis penyelenggara acara atau event organizer bernama Creativepreneur Event. Dengan menawarkan kosep yang lain dibanding penyelenggara acara kebanyakan, usaha yang telah ia rintis sejak berusia sweet seventeen ini mampu menangani acara-acara berskala besar.
Putri adalah anak pertama dari dua bersaudara. Adiknya sendiri adalah seorang laki-laki bernama Rahmat Dwiputra Tanjung. Mungkin tak lama lagi beberapa lini bisnis ayahnya akan diserahkan kepada Putri dan ketika hal itu terjadi, Putri sudah punya pengalaman untuk menjalankannya dengan baik.

4. Nadine Kaiser

Khalayak luas baru mengenal dirinya ketika ibunya, Susi Pudjiastuti, diangkat menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan. Namun, kita semua tahu bahwa jauh sebelum menjadi menteri, bu Susi adalah pengusaha sukses yang memiliki perusahaan eksportir hasil perikanan, PT ASI Pudjiastuti Marine, dan juga perusahaan penerbangan, SUSI Air.
Nadine Kaiser. [Image Source].
Kembali ke anaknya. Asal usul nama Kaiser di belakang nama Nadine adalah karena bu Susi pernah menikah dengan seorang pria asing bernama Daniel Kaiser, namun bercerai di tengah jalan. Hal itu pula yang menjelaskan mengapa Nadine punya wajah yang eksoris kebarat-baratan dengan rambut pirang alaminya. Lihat saja senyumnya yang aduhai.
Nadine pernah belajar di Embry-Riddle Aeronautical University di Amerika Serikat dan juga The British International School di Inggris sejak tahun 2006 hingga 2013. Itu artinya, Nadine dipersiapkan untuk menjadi seorang pilot. Gadis kelahiran tahun 1992 yang pernah tinggal di Zurich, Swiss ini juga mengaku fasih dalam tiga bahasa Jerman, Inggris, dan Indonesia tentunya.

5. Karen Vendela Husea

Karen adalah putri dari Hartono Hosea. Belum tahu siapa Hartono Hosea? Beliau adalah fotografer terkenal sekaligus Presiden Direktur dari Sun Motor Grup yang merupakan pemilik dari salah satu jaringan properti dan perhotelan terbesar di Indonesia.
Karen Vendela Hosea. [Image Source].
Kecantikannya yang nyaris sempurna itu ia warisi dari ibunya. Wajar jika banyak orang yang menganggapnya sebagai putri konglomerat paling cantik di Indonesia. Kecantikannya semakin lengkap dengan kelihaiannya merias wajah alias jago make up. Saat ini Karen tengah menempuh pendidikan S2 di Amerika. Buat kamu yang belum tahu, Karen Vendela adalah kekasih presenter muda Indonesia, Boy William.

6. Calista Cuaca

Gadis sosialita kelas atas, itulah mungkin sebutan yang cocok disandangnya. Calista Cuaca adalah putri cantik dari pasangan miliarder Nurdin Cuaca dan Jamie Chua. Sekadar diketahui, kedua orang tuanya telah bercerai sejak lama.
Calista Cuaca. [Image Source].
Ibunya, Jamie Chua, adalah ratu sosialita yang sangat terkenal di Indonesia dan Singapura. Ia merupakan pengoleksi tas dan produk mewah lainnya. Saat ini Calista tengah menjalani pendidikan tinggi di Perancis. Konon, dalam sebulan, ia membutuhkan biaya hidup hingga mencapai miliaran rupiah. Dengan tampang dan tubuh seperti itu, tak heran jika biaya perawatannya selangit.
Nah, bagi kamu yang merasa “terdampar” ke dalam golongan pertama seperti yang telah disebutkan di paragraf awal tadi, tak usah berdelusi dengan berandai-andai apa jadinya jika kamu berada di posisi gadis-gadis cantik ini. Syukuri dan nikmati saja apa yang ada.
Orang kaya nomor satu di dunia, Bill Gates, pernah mengatakan bahwa, “Bukan salah kamu jika terlahir dari keluarga miskin, namun salah kamu jika meninggal dalam keadaan miskin.” Dan akhir kata, percayalah, selama kamu berjuang tanpa kenal lelah, Tuhan selalu punya rencana dahsyat untuk membuka jalan bagi kamu yang ingin sukses di masa depan.

Sumber : https://www.boombastis.com/putri-konglomerat-paling-cantik/105585

Kisah Sanim, Tukang Becak Tak Tamat SD yang Kini Punya Puluhan Mobil Mewah dan Dua Pabrik

Meskipun tidak lulus SD ternyata tidak membatasi seseorang untuk menjadi sukses



Sukses tidaknya seseorang memang kadang tidak dipengaruhi seberapa tinggi jenjang pendidikan atau jabatan. Realitanya, banyak orang yang sukses di dunia tanpa memiliki gelar ataupun status sosial yang tinggi. Misalnya saja Bill Gates yang pernah di-DO sekolahnya  atau Bob Sadino yang pernah menjadi pedagang kaki lima. Kesuksesan lebih ditekankan pada kemauan keras seseorang untuk mengubah nasib.
Begitu pula yang terjadi pada tukang becak di Cirebon ini. Lantaran ingin mengubah nasib dan membahagiakan keluarga, dia mencoba berbagai cara agar menjadi kaya dan sukses. Alhasil kini dengan usahanya itu, dia memiliki laba ratusan juta dan puluhan mobil pribadi. Bagaimana kisah suksesnya? Simak ulasan berikut.

Bahkan hampir tak tamat SD dan hanya seorang becak

Sanim, sama dengan para tukang becak lainnya, setiap pagi dia mencari nafkah dengan mangkal di sekitar area pabrik gula Cirebon. Sanim bukanlah orang yang berpendidikan, dia hanya sekolah sampai SD saja, itupun cuma tidak selesai kelas 4. Akhirnya setelah bingung mau bekerja apa, Sanim memilih untuk bekerja sebagai tukang becak hingga dua tahun.
Tukang Becak [image source]
Setiap pagi hingga sore pria ini, Sayangnya kadang penghasilan dari membecak ini seringnya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari saja, sehingga Sanim mesti memutar otak untuk mendapatkan tambahan uang. Bahkan tidak jarang jika Sanim harus berhutang pada tetangga dan keluarga karena hasil yang didapatkan sangat sedikit.

Bekerja menjadi buruh pabrik garam

Bersama teman-teman tukang becaknya, Sanim mendaftar sebagai buruh sebuah pabrik yang waktu itu melakukan lowongan besar-besaran. Meskipun tanpa pengalaman dan pengetahuan, dia berharap bisa lebih meningkatkan kesejahteraan hidupnya dengan menjadi pegawai pabrik. Meskpun nantinya mungkin dia hanya bisa menjadi kuli angkut pabrik.
Punya Pabrik Garam [image source]
Tapi bagi Sanim itu lumayan ketimbang harus membecak karena sekarang sudah sangat jarang ada penumpangnya. Ternyata benarlah apa yang dipikirkan Sanim, lambat laun keuangan keluarganya mulai membaik ketimbang saat membecak dulu. Namun sayang dia tidak melanjutkan lama bekerja di sana karena lebih memilih membuka usaha sendiri.

Membuka usaha garam dan sering ditolak pinjaman

Setelah dua bulan bekerja sebagai buruh di sebuah pabrik garam, Sanim memutuskan untuk keluar. Sangat singkat memang, tapi keputusan yang Sanim ambil ini memang berdasarkan alasan yang kuat. Dia sadar potensi bisnis garam ini bisa lebih maju jika dimanfaatkan dengan baik. Atas dasar tersebut lah pria itu memutuskan untuk membuka garam sendiri. Bersama istrinya dia mendirikan produksi garam di sekitar areal rumah, lambat laun usahnya semakin berkembang saja.
Sering ditolak pinjaman [image source]
Namun Sanim sempat terkendala masalah modal yang entah tidak tahu harus cari di mana. Akhirnya dia memutuskan untuk meminjam di bank, tapi yang ada malah ditolak karena keadaan tempat produksinya yang masih bilik dinilai tidak akan profit. Beruntung masih ada bank yang mau meminjamkan uangnya sehingga usahanya masih bisa maju.

Keuntungan 400 juta per bulan dengan dua pabrik

Siapa sangka ternyata usaha keras mantan tukang becak itu membuahkan hasil yang luar biasa. Konon laba dari pabrik garam Sanim bisa sampai 400 juta perbulan, belum lagi kalau sedang naik harga, bisa sampai nominal setengah milyar lebih.
Pak Sanim [image source]
Sanim sudah memiliki 2 pabrik besar sebagai tempat industri garamnya, dalam satu hari ada lebih dari 6 truk besar yang siap mengangkut garam milik Sanim. Sudah ratusan orang bekerja padanya, selain itu dia juga memiliki 10 mobil berkat hasil dari produksi garam buatannya.
Kisah Sanim ini seharusnya memberikan motivasi pada diri kita. Seorang tukang becak ternyata juga memiliki kesempatan sukses sama dengan para sarjana. Semua tergantung kemampuan keras pada diri sendiri, apakah mau seperti ini saja atau menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Sumber : https://www.boombastis.com/sanim-becak-pengusaha/106193

MANTAN BURUH INI BANTING SETIR JADI PENGUSAHA, PER BULAN OMZETNYA RP 100 JUTA. APA UHASANYA?

Bagi Anda yang bosan menjadi pegawai barangkali bisa meniru Saksono Dwi Handarto. Sebab, setelah keluar dari tempat kerjanya, kini usahanya mampu mencapai omzet Rp 100 juta per bulan. Bagaimana kisahnya?





Bagi Anda yang bosan menjadi pegawai barangkali bisa meniru Saksono Dwi Handarto. Sebab, setelah keluar dari tempat kerjanya, kini usahanya mampu mencapai omzet Rp 100 juta per bulan. Bagaimana kisahnya?
Bangunan kantor sekitar 4 x 6 meter di Jalan Karate No 14, Keluarahan Ngaglik, Kecamatan Batu, itu tampak berbeda dengan beberapa bangunan kantor di sekitarnya. Di depan kantor bercat putih itu tampak beberapa gerobak.
Di sela-sela gerobak itu tampak seorang pria berkacamata sedang sibuk mengecek gerobak. Dia adalah Saksono Dwi Handarto, pengusaha gerobak yang mampu menembus pasar luar negeri. ”Maaf, tempatnya penuh dagangan.
Ngobrol-nya di ruang tamu,” kata Saksono Dwi Handarto kepada Jawa Pos Radar Batu kemarin (20/8).
Pria kelahiran 23 April 1970 ini mengaku memulai usaha jasa pembuatan gerobak sejak tahun 2007. Saat itu, dia masih bekerja di salah satu perusahaan swasta.
Akan tetapi, karena usahanya terus mengalami tren positif, pada tahun 2008 Dwi memutuskan mundur dari tempat kerjanya. Pria 47 tahun ini memilih untuk fokus mengembangkan usahanya. ”Karena sejak remaja memang ingin jadi pengusaha,” ungkap pria dengan tiga putra ini.
Tak hanya itu, pada tahun 2016 lalu produknya sudah tembus ke pasar Malaysia. Hal ini karena dia rajin memasarkan produknya di media sosial dan website.
”Pembeli dari Malaysia itu tahunya dari internet,” terangnya.
Selain pasar Malaysia, Dwi juga memasarkan produknya ke luar Jawa seperti Kalimantan, Sulawesi, Irian Jaya, dan Sumatera.
Saat ini, omzet usahanya mencapai Rp 100 juta per bulan. Dia pun beberapa kali diminta jadi narasumber dalam seminar kewirausahaan kampus di Indonesia.
”Tiap bulan rata-rata ada sekitar 30 pesanan gerobak,” ungkap suami Tubu Respati ini.
Padahal, Dwi memulai usaha tersebut hanya dengan modal nekat dan tanpa keterampilan khusus. Dwi belajar mengembangkan usahanya secara otodidak dari internet. ”Saya belajarnya hanya lewat internet saja,” ujarnya.
Ke depan, Dwi ingin terus mengembangkan usahanya, serta memotivasi karyawannya. Dia ingin karyawannya juga bisa mandiri seperti dirinya. ”Sukses itu ketika karyawan saya punya usaha yang lebih besar,” tandas dia.
Pewarta: Dian Kristiana
Penyunting: im N
Copy Editor: Arief Rohman
Fotografer: Dian Kristiana
Sumber : http://www.radarmalang.id/mantan-buruh-ini-banting-setir-jadi-pengusaha-per-bulan-omzetnya-rp-100-juta-apa-uhasanya/

Kisah Adi Ismail, Buruh Pabrik Biasa yang Jadi Kaya dan Bahkan Bisa Boyong Lamborghini

Asal ada niat untuk mengubah nasib, pasti kesuksesan akan datang


Kesuksesan kadang bukan hanya dipengaruhi oleh gelar dan jabatan saja. Pasalnya kebanyakan orang sukses tidak selamanya adalah mereka yang memiliki gelar atau jabatan yang tinggi. Justru umumnya adalah mereka orang biasa yang berani mengambil keputusan nekat membuka usaha.

Begitu pula yang terjadi pada pemuda ini, lantaran bosan menjadi seorang buruh pabrik biasa, dia memutuskan untuk membuka usaha. Dan lihat apa yang terjadi beberapa tahun kemudian, buruh pabrik ini memiliki mobil mewah dan pendapatan luar biasa, Bagaimana ceritanya? Simak ulasan berikut.

Hanya seorang buruh pabrik biasa

Awalnya, Adi Ismail hanyalah seorang buruh pabrik tekstil biasa. Namun semakin lama dia bekerja, makin sadar pula bahwa itu bukanlah jalannya. Terus-terusan bekerja dengan mengikuti visi dari orang lain membuat batinnya jadi semakin tersiksa. Apalagi melihat minimnya gaji yang dia terima saat menjadi buruh, hanya cukup buat makan sehari-hari saja.

buruh tekstil [image source]

Merasa sangat penat dengan apa yang selama ini dia lakukan, Adi Ismail memutuskan untuk keluar saja dari pekerjaannya dan mencari pendapatan yang baru. Siapa sangka kalau apa yang dia lakukan itu adalah langkah yang sangat tepat karena mengantarkannya ke jalan kesuksesan.

Mencoba peruntungan pada makanan

Langkah awal yang Adi Ismail lakukan adalah mencoba membuka sebuah usaha untuk mencari pendapatan. Dalam keadaan bingung mau memulai bisnis apa, Adi Ismail akhirnya bertemu temannya Herry, seorang mantan pekerja di sebuah restoran yang juga sudah keluar dari pekerjaannya dan mau menjadi pengusaha juga.

susu produk awal [image source]

Akhirnya mereka berdua bermitra untuk membuka usaha kuliner bersama yang dirintis mulai dari nol bersama. Alasan pembukaan bisnis makanan ini simple, setiap orang memang butuh makan, oleh sebab itu bisa dipastikan barang yang mereka jual bakal laku keras. Ditambah lagi ada Herry yang memang memiliki latar belakang pengalaman bekerja di sebuah restoran.

Kurang tidur akibat terlalu sibuk

Bersama, mereka berdua mendirikan perusahaan food majestic, di mana usaha tersebut sudah sangat maju hingga ke berbagai sektor. Awalnya perusahaan tersebut hanya fokus pada produk susu, namun semakin lama usahnya jadi sangat berkembang seperti sekarang ini.

Bersama partner [image source]

Hampir-hampir tidak ada waktu bagi Ismail untuk tidur karena mesti mengatur banyak hal agar perusahaannya tidak sampai collapse. Dengan membaca tren makanan yang sedang booming dan mengikuti banyak bazaar, hal tersebutlah yang digadang sebagai kunci sukses mengelolah perusahaan milik Ismail. Dengan bantuan Herry sebagai COO food majestic, hingga kini perusahaan mereka bisa menghasilkan omset ratusan hingga milyaran rupiah.

Kesuksesan yang diraih sekarang

Akibat usaha kerja kerasnya, kini pengusaha muda itu sudah bisa menuai buahnya. Tidak tanggung-tanggung, dalam satu hari, Ismail dapat mendapatkan uang sampai 36 juta rupiah. Itu semua didapatkan dari bisnis makanan dan beberapa bisnis internet yang sedang ia jalankan. Hampir setiap minggu pria ini mesti terbang ke negara yang berbeda untuk semakin memperlancar bisnis yang dia kelola.
Belum lagi kini Ismail telah memiliki mobil mewah Lamboghini Gallardo yang siap mengantarnya ke manapun dia mau. Dengan usia yang masih 30-an, pria ini telah menjadi salah satu pengusaha sukses asal Indonesia yang berkiprah di luar negeri. Ternyata keputusannya untuk keluar dari pabrik adalah benar, tidak dibayangkan kalau dulu dia tetap bekerja di sana, pasti tidak akan sesukses ini.
Cerita kesuksesan Adi Ismail membuktikan kalau meskipun seorang buruh pabrik biasa ternyata juga bisa menjadi seorang sukses. Bahkan mengalahkan para pekerja profesional yang mungkin bergelar sarjana. Kalau orang seperti Ismail saja bisa, tidak menutup kemungkinan kalau kita juga bisa sukses.

Sumber : https://www.boombastis.com/adi-ismail-buruh-pabrik/107018

Program Baru Kementria Pertanian "10.000 Ayam,1000 Desa,50 Ayam per KK" Ada yang Mau ikut programnya....?

Kementerian Pertanian Luncurkan Gerakan Pengentasan Kemiskinan Berbasis Pertanian melalui #Bekerja (Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera)

Gerakan ini ditargetkan dapat mengentaskan kemiskinan sebesar satu digit dari posisi saat ini, sesuai target nasional untuk menurunkan angka kemiskinan dibawah 10 persen tahun 2018. Sebagai percontohan, rencananya Kementan akan melakukan kick off pada 23 April 2018 di Cianjur.



Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan program pengentasan kemiskinan berbasis pertanian tersebut dapat menjadi solusi permanen menyasar jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang, serta menjangkau 1.000 desa di 100 kabupaten.

“Untuk jangka pendek, tanaman sayuran dan holtikultura bisa menjadi solusi karena tiga bulan sudah bisa panen. Untuk jangka menengah kita berikan ayam dan kambing, karena ayam misalnya sudah bisa bertelur di enam bulan. Sementara untuk jangka panjang tanaman keras seperti mangga, salak dan lain-lain,” kata Amran pada konfresnsi pers di Hotel Mulia, Jakarta (15/04).

Secara khusus, Amran menargetkan setiap rumah tangga akan menerima bantuan berupa 50 ekor ayam. “Kita buatkan kandangnya, lanhsung kita masukan ayamnya. Jd mereka terima jadi, tingal pelihara. Ada biayanya buat pakan selama enam bulan sampai bisa produktif,” ujar Amran.

Terkait konsep distribusi bantuan, Amran juga memperhatikan konsistensi antara perencanaan di tingkat nasional, tingkat provinsi, hingga tingkat kabupaten. Untuk itu, Kementerian Pertanian perlu memperhatikan agro-climate, kultur tanaman, serta keunggulan komparatif yang dimiliki oleh setiap daerah.

“Satu kawasan misalanya, disitu budaya tanam mangga, kita tanam satu kawasan untuk menopan satu skala industri. Manjadi klaster ekonomi yang fokus. Atau lampung misalnya punya keunggulan komparatif untuk komoditas nenas dan pisang. Fokus tanam sekitar wilayah sasaran tersebut harus terkait dengan komoditas unggulan tersebut,” jelas Amran.

Untuk memastikan program tersebut bisa tepat sasaran, Kementerian Pertanian akan langsung turun ke lapangan untuk penerapannya. Berdasarkan datan Kementerian Sosial, sasaran program tersebut bahkan bisa menjangkau langsung ke sasaran, berdasarkan nama dan alamat. “Kita punya tim, kami yang langsung kawal. Datang di lapangan, melihat lansgung. Ini 16 juta ada nama dan alamatnya,” tegas Amran.

Ada delapan wilayah yang menjadi fokus gerakan pengentasan kemiskinan berbasis pertanian ini, antara lain Beberapa Provinsi di Pulau Jawa, Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Provinsi Kalimantan Selelatan, dan Provinsi Lampung. Untuk itu, selain merangkul Pemerintah Daerah, Kementan juga bersinergi dengan Kemnesos, Kementerian BUMN, Kementerian Desa, Transmigrasi, dan Daerah Tertinggal, BKKBN dan Kementerian/Lembaga terkait lainnya


SUmber : https://www.facebook.com/kementanRI/photos/a.1705366989746977.1073741831.1694602620823414/2076740265942979/?type=3&theater

Masya Allah, Tukang Becak Ini Dirikan 9 Sekolah

Semangat pantang menyerah untuk selalu berbuat kebaikan tidak pernah luntur dalam diri Ahmed Ali. Pria 82 tahun asal Distrik Karimghanj, Negara Bagian Assam, India, ini sangat setia dengan profesinya sebagai pengayuh becak.



Bahkan dari profesi itu, dia sudah mendirikan sekolah untuk anak-anak kurang mampu di desa Madhurband, Patharkandi. Tidak hanya satu, namun sembilan buah.

Kisah Ali dikisahkan dalam siaran radio 42nd 'Mann Ki Baat' yang dipandu langsung oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi. Sang Perdana Menteri memuji langkah Ali yang telah berjasa besar pada masyarakat di sekitar tempat tinggal, dekat perbatasan dengan Bangladesh.

 Ali meresmikan salah satu sekolah yang baru dia dirikan

Modi menyebut kerja keras Ali merupakan lambang tekad yang dimiliki rakyat India.
" Saat saya harus membaca surat Anda tentang bagaimana seorang pengayuh becak dari Karimghanj di Assam, Ahmed Ali, telah membangun sembilan sekolah bagi anak-anak kurang mampu, ini sekilas memberikan pandangan kepada saya tentang tekad dari negara ini," ujar Modi, dikutip dari India Times, dikutip pada Rabu, 28 Maret 2018.

Ikhlas Karena Allah SWT

Ali sempat mendengarkan siaran tersebut bersama istri, ketiga anaknya, dan para kerabatnya. Wajahnya sempat terbelalak ketika namanya disebut.

" Saya memulai pekerjaan saya dengan berharap kepada Allah SWT dan meraih keberhasilan berkat dorongan penduduk setempat," ucap Ali, yang punya pengalaman putus sekolah.

Ali kemudian bercerita pada 1978, dia menjual sebidang tanangnya dan mengumpulkan sedikit uang dari tetangga desanya untuk mendirikan sekolah dasar.

Selama 40 tahun, Ali terus menjalankan langkah tersebut, hingga berdiri sembilan sekolah, tiga sekolah dasar, lima sekolah menengah pertama dan satu sekolah menengah atas.

 Ali

Ali memiliki tanah seluas 36 bigha, setara 48.240 meter persegi. dari luas tersebut, sebanyak 32 bigha tanahnya, setara 42.880 meter persegi telah dia gunakan untuk mendirikan sekolah. Ukuran tanah 1 bigha di Assam setara dengan 1.340 meter persegi.

Punya SD, SMP, SMA, Bakal Punya Perguruan Tinggi

Dari sembilan sekolah yang dia dirikan, hanya satu sekolah yang menggunakan nama Ali. Itupun karena desakan dari warga desa.

" Saya punya mimpi bisa membangun setidaknya 10 sekolah di lingkungan saya. Saya sekarang ingin membangun perguruan tinggi sesegera mungkin agar para pelajar dari keluarga miskin tidak berhenti menempuh pendidikan usai lulus dari jelas 10," ucap Ali.

Ali mengaku punya pengalaman pahit putus sekolah karena miskin. Pengalaman itu sangat menyakitkan baginya.

" Saya tidak ingin melihat anak putus sekolah dari keluarga miskin lagi. Ini merupakan dosa siapa saja jika membiarkan ada anak yang tidak dididik. Saya merasa bahagia bisa melihat anak laki-laki dan perempuan di desa bisa sekolah," kata dia.

Sumber : https://www.dream.co.id/orbit/masya-allah-pengayuh-becak-ini-sukses-dirikan-9-sekolah-180328s.html

Viral, Pedagang Bakso Beri Makan Tuna Wisma, Bikin Terenyuh

Usai videonya diunggah, pedagang tersebut dibanjiri pujian netizen.
Tak perlu menunggu kaya untuk menjadi dermawan. Kita bisa mencontoh seorang pedagang bakso satu ini.

Pedagang bakso ini tertangkap kamera sedang menyiapkan semangkok bakso. Bukan sedang melayani pembeli, bakso itu ternyata diberikan kepada seorang tuna wisma yang duduk tidak jauh dari gerobaknya.



Rekaman video aksi dermawan pedagang bakso ini viral di media sosial usai diunggah oleh pemilik akun Facebook Abdul Mutawakil Husain ke Grup Portal Gorontalo. 

Sudah sepantasnya kt sebagai manusia hrus saling mengasihi, smoga rejeki bapak dilancarkan oleh Allah SWT," tulis Abdul.

Di video itu, terlihat seorang pedagang bakso keliling menghentikan gerobaknya di pinggir jalan. Tak berapa lama pedagang itu membawa semangkuk bakso yang diberikan kepada seorang pria diduga gelandangan yang duduk di pinggir jalan.

Aksi dermawan pedagang bakso itu direkam tanpa sepengetahuannya. Usai videonya diunggah, pedagang tersebut dibanjiri pujian netizen.

(Sumber: planet.merdeka.com)  

Kategori

Kategori