Si Cantik Pengusaha Muda Dengan Bisnis Kaos Kakinya

Terbukti IQ tidak menentukan kesuksesan seseorang.
Pengusaha muda satu ini dulu dicemooh oleh kawan sekolahnya karena IQ-nya dibawah 100. Namun hal itu tak membuatnya kehilangan kepercayaan diri.

Dialah…Laksita Paramita
Laksita sendiri merupakan salah satu murid dari Pak Jaya Setiabudi. Beliau bertemu dengan Laksita saat masih menggunakan seragam SMU, 3 tahun lalu.
Setelah mendengar dia bercerita tentang beberapa bisnisnya kepada sang mentor, Pak Jaya Setiabudi pun berkata….
“Kamu gak akan sukses dengan cara bisnismu seperti itu. Fokus 1 dan besarkan..!”
Setelah menutup 4 usaha kulinernya, Laksita melanjutkan kuliah di Young Entrepreneur Academy (YEA)batch 19.
Pada Februari 2014, mulailah Laksita berjualan kaos kaki yang ia beli seharga 45 ribu selusin dan ia jual dengan harga 15 ribu perpasang.
Karena animo pasar yang bagus, Laksita mulai mencari supplier kaos kaki import sembil menaikkan harga jual hingga 40 ribu perpasang.
Semua pemasaran, Laksita lakukan hanya via  online..!!
Tidak percaya? Silahkan lihat akun social medianya. Yap, itu akun itu adalah milik pengusaha muda berusia 20 tahun. Cek saja akun instagramnya >> @VoriaSocks.
Jangan jadi orang pintar untuk mendongkrak bisnis Anda, tapi gunakanlah orang yang lebih pintar dari Anda. Itulah yang dilakukan Laksita. Dia me-outsource fotografer, desainer, dan writer untuk mempercepat perkembangan bisnisnya.
Kurang lebih 4 bulan sejak berbisnis kaos kaki, Laksita memutuskan untuk mulai memesan ke produsen lokal dengan desain khusus dari idenya. Sambil menunggu produksi kelar, ia mempersiapkan merek dan packaging yang menjual.
Lalu 16 bulan kemudian, ia pun menjadi pengusaha muda dengan omzetnya yang sudah tembus 200 JUTA/BULAN!
WOW!

SUMBER : https://hot.yukbisnis.com/si-cantik-pengusaha-muda-dengan-bisnis-kaos-kakinya/

Alternatif Solusi Saat Bangkrut

Dalam kondisi bangkrut, bisa jadi Anda juga membangkrutkan orang lain, alias bangkrut berantai. Biasanya mereka adalah mata rantai atau gerbong di belakang Anda, seperti supplier, bank, investor, bisa juga rentenir. 

Dan biasanya juga mereka tak akan tinggal diam, akan merongrong Anda hingga titik darah penghabisan. Atau mungkin Anda adalah korban dari kebangkrutan perusahaan lain?
Jika bisnis Anda adalah jaringan tengah dari suatu mata rantai bisnis, Anda pun akan melakukan hal yang serupa, yaitu menagih piutang kepada pelanggan, menagih pinjaman oleh kerabat, kawan, menarik dana investasi Anda, hingga mengejar para ‘penipu’ (menurut Anda) yang melarikan uang Anda.
Hal itu wajar, karena itu adalah reaksi spontan yang terfikir untuk mencari solusi atas hutang-hutang Anda atau sekadar menuntut hak Anda dikembalikan. Tapi dalam banyak kasus kebangkrutan besar, jarang ada yang bisa pulih kurang dari 2 tahun.
Alhasil, jika Anda hanya bergantung pada 1 pintu rejeki dengan menuntut ‘hak’ Anda, maka Anda akan mengalami depresi dan semakin terpuruk. Karena sikap Anda telah menutup pintu rejeki lainnya. Terus bagaimana seharusnya?
“Jangan anggap Anda punya hak..!!
Anggap saja semua itu sudah hilang..!!”
Tentu berlakukan itu pada diri Anda, bukan pada orang yang menagih Anda, karena sikap mereka diluar kendali Anda.
Saya tak berani berkata “ikhlaskan..”, karena ikhlas adalah rahasianya Allah, bukan manusia.
Dengan menganggap itu bukan hak Anda (melainkan hak Allah), maka akan membuka saraf kreativitas pada otak Anda untuk mencari alternatif-alternatif lainnya. Apalagi jika disertai sikap ‘memaafkan’, bahkan meminta maaf (meski bukan salah Anda). Terlepaslah beban Anda. Balik ke ‘Zero’ lagi..
Setiap musibah yang datang, pada dasarnya adalah pohon keilmuan dan kebijaksanaan bagi mereka yang memupuknya dengan benar..

SUMBER : https://hot.yukbisnis.com/alternatif-solusi-saat-bangkrut/

Kisah Sukses Orang Terkaya di Tiongkok (China), Jack Ma Pendiri Alibaba

Tercatat dalam sejarah  sebagai IPO terbesar, Jack Ma sang pendiri dan CEO Alibaba saat ini dinyatakan sebagai orang terkaya di negara Republik Rakyat Tiongkok (China). Kisah suksesnya yang penuh inspirasi kini tengah hangat-hangatnya diburu publik seiring dengan bertumbuhnya internet di dunia.

Kekayaan Jack Ma kini terdiri dari 7,8% saham Alibaba dan hampir 50% saham dalam layanan proses pembayaran Alipay. Jika ditotalkan, kesemuanya bernilai sekitar $25 miliar.
Kisah Jack Ma adalah kisah nyata seorang laki-laki miskin yang berubah menjadi seseorang yang kaya raya. Ia dibesarkan dalam sebuah komunitas miskin di Tiongkok, pernah mengalami gagal ujian masuk perguruan tinggi dua kali dan ditolak dari puluhan perusahaan. KFC menjadi salah satu dari deretan perusahaan yang menolaknya sebelum dia sukses dengan perusahaan internet ketiganya, Alibaba.
Ma (alias Ma Yun) lahir pada tanggal 15 Oktober 1964 di Hangzhou, sebalah bagian tenggara Tiongkok. Dia memiliki seorang kakak laki-laki dan adik perempuan. Dia dan saudara-saudaranya tumbuh dalam keluarga yang kurang mampu dan yang saat itu Tiongkok Komunis semakin terisolasi dari Barat.
1
Walaupun kurus, Ma sering berkelahi dengan teman sekelasnya. “Aku tidak pernah takut lawan yang lebih besar daripada aku”, kenangnya dalam sebuah buku karya Liu Shiying dan Martha Avery, ‘Alibaba’. Ma memiliki hobi sama seperti anak-anak lain. Dia suka mengumpulkan jangkrik dan mempertarungkannya. Uniknya, dia mampu membedakan ukuran dan jenis jangkrik hanya dari suara yang jangkrik tersebut keluarkan.
2
Setelah presiden AS Richard Nixon mengunjungi Hangzhou pada tahun 1972, kampung halaman Ma menjadi tujuan wisata yang ramai. Inilah kesempatan baginya. Sebagai seorang remaja, Ma mulai bangun pagi untuk mengunjungi hotel utama kota dan menawarkan jasa penerjemah bahasa kepada pengunjung kota tersebut. Inilah awal mula  julukan ‘Jack’ melekat pada dirinya sebagai pemberian dari seorang turis yang berteman baik dengannya.
3
Tak punya uang, juga tak punya juga koneksi, maka satu-satunya cara yang bisa Ma lakukan untuk bisa maju adalah melalui pendidikan. Setelah SMA, dia memutuskan untuk kuliah. Dia pernah gagal ujian masuk dua kali, namun berkat usahanya yang keras dengan belajar lebih giat, ia akhirnya lulus ujian ketiga dan resmi menjadi mahasiswa Hangzhou Teacher’s Institute (Sebuah Perguruan Tinggi khusus bidang pendidikan). Dia lulus pada tahun 1988 dan mulai melamar pekerjaan di beberapa perusahaan.
4
Dia menerima lebih dari selusin penolakan (termasuk dari KFC ) sebelum akhirnya dia dipekerjakan sebagai guru bahasa Inggris. Ma sangat mencintai murid-muridnya dan menikmati pekerjaannya sebagai guru, walaupun dia hanya mampu menghasilkan $12 setiap bulannya.
5
Ma tidak memiliki pengalaman dengan komputer maupun coding, tapi ia terpikat oleh internet ketika ia menggunakan untuk pertama kalinya saat perjalanan ke AS pada tahun 1995. Saat itu, dia baru saja memulai bisnis jasa penerjemahan dan melakukan perjalanan untuk membantu pemulihan pembayaran perusahaan Cina . Saat pertama kali, hal yang dia cari dalam pencarian online adalah “bir,” tapi dia terkejut ketika tidak ada bir Tiongkok yang muncul dalam hasil pencarian tersebut. Saat itulah ia memutuskan untuk membangun sebuah perusahaan internet Republik Rakyat Tiongkok (China).
6
Meskipun pada awal bisnisnya Ma mengalami kegagalan sebanyak dua kali, empat tahun kemudian dia berhasil  mengumpulkan 17 teman-temannya di apartemennya dan meyakinkan mereka untuk berinvestasi pada diri dan visinya dalam menciptakan sebuah pasar online yang kemudian dia beri nama ‘Alibaba’. Situs tersebut akan memuat banyak produk dari para exportir yang memungkinkan pelanggan dapat membeli langsung melalui situs tersebut.
7
Dengan cepat layanan tersebut mulai menarik anggota dari seluruh dunia. Pada bulan Oktober 1999, perusahaan tersebut telah mengumpulkan $5 juta dari Goldman Sachs dan $20 juta dari SoftBank, sebuah perusahaan telekomunikasi Jepang yang juga berinvestasi di perusahaan-perusahaan teknologi. Tim yang dibentuknya menjadi tim yang solid dan berjiwa juang yang tinggi, “Kita akan menciptakannya karena kita masih muda dan kita tidak akan pernah, tidak akan pernah MENYERAH!” seru Ma kepada timnya.
8
Dia selalu menumbuhkan dan menjaga suasana menyenangkan di Alibaba. Ketika perusahaan untuk pertama kalinya mendapatkan keuntungan, Ma memberi setiap karyawan sekaleng Silly String dan ‘menggila’ bersama mereka. Pada awal 2000-an, ketika perusahaan memutuskan untuk memulai Taobao (diciptakan untuk menyaingi eBay), dia terkadang mengambil alih pekerjaan timnya dan memberikan mereka istirahat supaya energi mereka tetap prima.
9
Pada tahun 2005, Yahoo membeli 40% saham Alibaba dengan nilai sebesar $1 miliar. Angka ini dinilai sangat besar untuk Alibaba . Pada saat itu amunisi ini digunakan untuk mencoba mengalahkan eBay di Tiongkok, dan akhirnya jika menang, hal ini juga akan memberikan keuntungan yang besar untuk Yahoo (asumsi keuntungan: $10 miliar dalam IPO Alibaba sendiri).
10
Ma mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO pada tahun 2013, dan memilih menjadi ketua eksekutif Alibaba. “Hari ini apa yang kita punya bukanlah uang. apa yang kita punya adalah kepercayaan dari orang-orang”, Ma mengatakan kepada CNBC pada tgl 19 September. Dalam daftar perusahaan oleh Amerika, Alibaba tercatat sebagai perusahaan pertama yang memiliki $150 miliar IPO dalam sejarah Bursa Efek New York. Hal inilah yang menggiring Ma menjadi orang terkaya di Tiongkok, dengan nilai kekayaan sekitar US $25 miliar.
11
Karyawan Alibaba membuat pesta besar di kantor pusat perusahaan Hangzhou dalam rangka merayakan keberhasilan Alibaba. Satu karyawan bahkan menggunakan pesta tersebut sebagai kesempatan yang sempurna untuk melamar. Ma mengatakan kepada karyawannya saat konferensi pers bahwa ia berharap mereka menggunakan kekayaan baru mereka untuk menjadi “sekumpulan orang yang benar – benar mulia, orang-orang yang mampu membantu orang lain, baik hati dan bahagia.”

12
IPO mungkin memang telah membuat Ma menjadi orang yang sangat kaya, namun ia (belum) melakukan pembelian yang mencolok, dan masih memiliki beberapa hobi yang cukup sederhana. “Saya tidak berpikir dia banyak berubah, ia masih dengan gayanya yang lama”, Xiao-Ping Chen, seorang teman dari Ma, kepada USA Today. Dia suka membaca dan menulis cerita fiksi kung fu, bermain poker, bermeditasi, dan berlatih tai chi. Dia bahkan telah bekerja sama dengan Jet Li untuk menyebarkanluaskan pentingnya kesadaran tai chi, dan ia membawa serta pelatih bersamanya ketika melakukan perjalanan.
13
Ma mengembangkan ketertarikannya pada environmentalism ketika seorang anggota keluarga dari istrinya jatuh sakit dengan penyakit yang Ma duga disebabkan oleh polusi. Dia mengambil kursi di dewan global The Nature Conservancy, dan berpidato pada sesi Clinton Global Initiative September tahun ini. Dia juga berperan dalam pendanaan 27.000 hektar cagar alam di Cina.
14
Ma menjaga keluarganya dari sorotan publik. Dia menikah dengan Zhang Ying, seorang guru yang ia temui di sekolah. Setelah mereka lulus pada akhir tahun 80-an. “[Dia] bukanlah seorang pria tampan, tapi aku jatuh hati kepadanya karena dia bisa melakukan banyak hal yang pria tampan tidak bisa lakukan”, kata Zhang. Mereka memiliki dua anak perempuan dan seorang anak laki – laki yang merupakan mahasiswa tingkat akhir di UC Berkeley. Ma juga mengaudit kelas sejarah di perguruan tinggi anaknya itu.
15
Dia memiliki sifat boros. Pada Maret 2013, Alibaba dilaporkan menghabiskan $ 49.700.000 untuk Gulfstream G550 yang sebagian besar untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan Ma.
16
Ma adalah semacam selebriti di Tiongkok, dan kerumunan orang akan datang untuk mendengarkan dia berbicara.
17
Perusahaan juga menyelenggarakan talent show tahunan, dan Ma adalah seorang penghibur alami. Pada acara ulang tahun perusahaan, dia berpakaian seperti seorang punk rocker untuk tampil di depan 20.000 karyawan Alibaba.
18
Nama “Alibaba” lahir saat Ma sedang duduk di warung kopi San Francisco. “Ali Baba dan Forty Thieves”, menjadi password rahasia yang kini membuka ladang kekayaan yang luar biasa baginya. Perusahaan Ma dengan caranya telah membuka potensi usaha kecil dan menengah di seluruh dunia.
19
Sumber Artikel : Businessinsider.co.id

SUMBER : https://hot.yukbisnis.com/alibaba-dan-kisah-sukses-jack-ma/
6 Persiapan Sebelum Negosiasi

6 Persiapan Sebelum Negosiasi

Negosiasi bisa disebut seni, namun untuk Anda yang pebisnis, negosiasi merupakan salah satu keterampilan yang wajib dimiliki untuk mendirikan dan mengembangkan usaha Anda.

negosiasiNegosiasi yang baik adalah dimana kedua belah pihak merasa puas atas kesepakatan yang diambil. Kemampuan Anda dalam bernegosiasi dengan baik akan membuat jaringan Anda berkembang, memperkuat hubungan dengan klien dan supplier, dan membuka jalan pada peluang bisnis di masa depan.
Berikut ini adalah 6 tips bagi Anda yang sedang mempersiapkan suatu pertemuan negosiasi:

1. Tentukan tujuan tertinggi Anda

Apa tujuan yang ingin Anda raih dalam negosiasi tersebut? Mencari supplier dengan harga termurah? Mendapatkan pelanggan baru? Lihat tujuan jangka pendek dan jangka pandang usaha Anda sebelum memulai negosiasi.

2.Lakukan Riset

Anda perlu melakukan riset untuk mendapatkan data-data yang mendukung penawaran anda. Perhatikan kondisi finansial pihak yang Anda ajak negosiasi, pelajari pasar, dan kuasai materi kesepakatan. Anda akan dapat berargumentasi dengan lebih persuasif dan memiliki posisi lebih kuat jika dapat menunjukkan data statistik yang spesifik. Misalnya, persentase pasar yang Anda kuasai dibanding kompetitor.

3. Tentukan hal-hal yang dapat Anda negosiasikan

Anda tidak selalu mendapatkan semua yang Anda inginkan. Jadi tentukan hal-hal apa saja dimana Anda dapat mengalah. Untuk hal-hal yang tidak terlalu krusial, bersikaplah fleksibel.

4. Siap mundur jika tidak terjadi kesepakatan

Dalam negosiasi, selalu ada kemungkinan jalan buntu dimana kedua belah pihak tidak mencapai kesepakatan. Sebelum negosiasi, tentukan batas-batas mana hal yang dapat Anda kompromikan dan mana yang tidak. Apabila pihak lain tidak dapat memberikan penawaran yang sesuai dengan yang Anda tawarkan, Anda dapat dengan sopan menghentikan diskusi dan mencari pihak lain untuk membuat kesepakatan.

5. Pelajari penawaran dari ‘kompetitor’

‘Kompetitor’ di sini maksudnya adalah pihak lain yang juga bermaksud melakukan negosiasi dengan orang/lembaga yang Anda ajak negosiasi. Dengan mempelajari penawaran mereka, Anda dapat mencoba memberikan penawaran yang lebih baik. Sebagai contoh, bila pesaing Anda sebagai supplier meminta kerjasama ekslusif 10 tahun, Anda dapat menawarkan untuk kerjasama selama 2 tahun terlebih dahulu, yang mana hal ini akan membuat penawaran Anda terlihat lebih menarik dan lebih rendah resikonya di mata distributor, dan lebih besar kemungkinannya untuk closing.

6. Siapkan win-win solution

Negosiasi  yang ideal harus membuat kedua belah pihak merasa puas. Tuliskan poin-poin kesepakatan yang menguntungkan dua pihak. Bisa jadi saat negosiasi, akan ada penyesuaian pada poin-poin ini tersebut. Hal ini tidak masalah selama Anda dapat berkompromi dan tujuan inti Anda tercapai.
Apakah Anda memiliki tips lain dalam persiapan negosiasi? Mari diskusi melalui kolom komentar di bawah ini :)
Referensi: The Huffington Post
The following two tabs change content belo
SUMBER : https://hot.yukbisnis.com/6-persiapan-sebelum-negosiasi/

10 Cara Menjadi Kaya Ala Warren Buffett

Warren Buffett adalah seorang pria dengan perkiraan total kekayaan senila 62milyar Dollar (sekitar 620triliun Rupiah.) Jumlah ini menjadikannya menjadi salah seorang terkaya di dunia.

Namun Ia terkenal dengan kehidupannya yang sangat sederhana dan sangat dermawan. Ia pernah menyumbangkan separuh kekayaannya untuk yayasan sosial milik Melinda Gates (istri dari Bill Gates) untuk memerangi Malaria.
Satu hal yang unik adalah, Ia sering mengatakan bahwa kekayaannya ia bangun dengan cara yang sederhana pula, cara yang dapat dengan mudah ditiru dan diikuti oleh orang lain.
Dalam website pribadinya, Warren menulis 10 cara menjadi kaya. Antara lain:

1. Investasikan Keuntungan Anda

Jika bisnis atau investasi Anda sedang untung (atau Anda baru gajian), jangan terburu-buru untuk membelanjakannya. Walaupun godaannya sangat besar. Namun investasikanlah kembali keuntungan tersebut.
Warren mempelajari ini diusia yang sangat muda. Saat SMA Ia pernah membeli mesin pembuat pin, dimana keuntungan dari pembuatan pin tersebut ia gunakan untuk membeli mesin pembuat pin lain hingga ia memiliki 8 mesin pembuat pin.

2. Jangan Takut Menjadi Berbeda

Jangan mengambil keputusan berdasarkan apa yang orang lain katakan.
Ia terkenal sering berinvestasi pada bisnis yang sedang lesu walaupun semua orang sudah mengingatkannya ataupun beranggapan investasi tersebut akan gagal. Namun menurut riset yang ia lakukan sendiri, bisnis tersebut memiliki potensi yang baik di masa depan. Biasanya keputusan Warren selalu tepat.
Ia sering berpesan kepada orang lain bahwa dalam mengambil keputusan, selalu mengukurnya dengan menggunakan ketetapan yang kita tentukan sendiri didalam hati kita dan bukan berdasarkan penilaian dunia luar.

3. Jangan Jadi “Penghisap Jempol.”

Riset dan kumpulkan sendiri seluruh informasi yang harus Anda tahu sebelum Anda mengambil keputusan atau berinvestasi.
Warren Buffet seringkali mempelajari sendiri semua hal sebelum Ia berinvestasi ke sebuah bisnis atau membuat portofolio baru. Ia hanya meminta bantuan dari teman dan relasinya untuk mengingatkannya mengenai tenggat waktu. Ia selalu menggunakan waktunya untuk membaca dan mempelajari situasi dan pasar.
Ia selalu bertindak cepat tanpa membuang-buang waktu. Ia terkenal dengan kemampuannya untuk mengambil sikap dan keputsan dengan sangat ceupat.
Ia mengatakan orang-orang yang hanya duduk dan berfikir membuang waktu dan tidak bertindak sebagai para “penghisap jempol.”

4.  Selalu Membuat Kesepakatan Jelas Sebelum Memulai.

Sebelum Anda mulai berinvetasi atau bekerjasama dalam bentuk apapun, Anda harus memiliki perjanjian yang jelas akan bentuk kerjasama Anda kedepannya seperti apa. Itu artinya apa yang Anda tawarkan dan apa yang akan Anda dapatkan semua harus sudah tertulis.
Warren Buffet selalu membuat perjanjian sedetail mungkin bahkan sebelum memulai apa-apa. Ya, termasuk saat akan bekerjasama dengan teman, saudara dan kerabat.

5. Awasi Pengeluaran Kecil.

Warren Buffett selalu memilih manager yang terobsesi dengan angka-angka mendetail untuk menjalankan seluruh bisnisnya. Ia sering kali berinvestasi kepada sebuah perusahaan karena perusahaan tersebut memiliki perhitungan yang mendetail mengenai keuangan dalam perusahaannya. Seperti contohnya: berapa pengeluaran kertas tissue toilet?

6. Batasi Pinjaman Dan Hutang.

Warren Buffett selalu berpesan: “hidup dalam hutang kartu kredit tidak akan membuatmu kaya.” Warren terkenal hampir tidak pernah meminjam, bahkan untuk investasi dan membeli rumah/ tanah.
Ia selalu mengingatkan untuk menabung. Nantinya Anda dapat berinvestasi dari tabungan tersebut.

7. Tekunlah.

Ketekunan akan selalu menemukan jalan untuk mengalahkan kompetitor bisnis. Walaupun komtetitor tersebut lebih besar. Warren pernah membei sebuah perusahaan hanya karena ia melihat pemiliknya yang sangat tekun.

8. Mengetahui Kapan Harus Berhenti.

Saat kecil Warren pernah bertaruh dalam sebuah balapan dan kalah. Lalu ia bertaruh lagi untuk mengembalikan uangnya, dan kalah lagi. Sejak saat itu ia tidak mengulangi kesalahannya dan tidak membiarkan rasa penasaran membodohinya lagi.

9. Mampu Menilai Resiko.

Anda harus bisa menilai segala kemungkinan sebelum mengambil keputusan. Warren sering kali bertanya kepada dirinya sendiri : “..setelah ini apa??” Sebelum mengambil sebuah keputusan yang beresiko. Menurutnya hal itu membantunya mengambil keputusan yang lebih cerdas.

10. Mengetahui Apa Arti Sukses  Sebenarnya.

Saat seusianya, Warren Buffett mengukur sukses hidupnya dari banyaknya orang yang ingin dan  benar-benar mencintainya.
Ia tidak terlalu suka menyimpan uang banyak, itulah kenapa ia sempat menyumbangkan separuh kekayaannya. Ia hanya suka proses saat mencarinya.
Ilustrasi: suzymushu

SUMBER : https://hot.yukbisnis.com/menjadi-kaya-ala-warren-buffett/

Inilah 10 Tanda Bahwa Anda Memiliki Jiwa Entrepreneur

Banyak sekali artikel yang menulis mengenai entrepreneurship dan menyatakan bahwa tidak semua orang dapat menjadi seorang entrepreneur.  Mereka pada umumnya mengatakan bahwa entrepreneur yang sukses adalah mereka yang mempunyai jiwa pekerja keras, tekun, memiliki keyakinan yang kuat dan juga disiplin.

Hal itu memang benar, namun selain faktor tersebut, seorang yang memiliki jiwa entrepreneur juga dapat dilihat dari tanda-tanda tertentu yang terjadi dalam diri mereka.
Orang-orang sukses seperti Henry Ford, Oprah, dan juga Steve Jobs tidak hanya mencapai kesuksesan mereka hanya dengan ketekunan, namun ada kondisi tertentu yang membuat mereka menjadi sukses sekarang ini.
Berikut ini akan kami berikan 10 tanda-tanda yang dapat anda rasakan dan memperlihatkan bahwa anda adalah seorang calon entrepreneur yang sukses:
 1. Benci Terhadap Ketidakjelasan
Anda mungkin pernah bertanya-tanya mengenai sesuatu hal yang anda kerjakan, dan mengapa anda melakukan hal tersebut. Anda mungkin tidak akan melakukan sebuah pekerjaan jika tidak mendapat penjelasan tentang apa yang akan kerjakan. Anda bukanlah robot yang hanya disuruh-suruh untuk melakukan sesuatu hal tanpa mengetahui alasan dibalik mengapa anda harus melakukan hal tersebut. Jika anda bukan robot maka anda adalah seorang entrepreneur.

2. Mudah Bosan

Anda merasa bahwa diri anda mudah bosan terhadap sesuatu yang anda kerjakan, dan membuat anda merasa bahwa itu adalah sebuah masalah. Sebenarnya tidak ada yang salah jika anda merasa bosan dengan aktivitas yang tidak menantang bagi anda dan hanya melakukan aktifitas yang sama setiap waktu. Inilah alasan Bill Gates drop out dari kuliah dan memilih untuk mengembangkan Windows, karena dia mudah bosan.

3. Dipecat dari Pekerjaan

Anda dipecat dari pekerjaan anda karena anda terlalu kreatif dan merasa ingin melakukan sebuah perubahan bagi diri anda sendiri dan bagi orang lain. Dengan terbebasnya anda dari pekerjaan anda yang  melarang anda untuk kreatif, maka anda dapat mengubah kreativitas anda tersebut dengan menjadi seorang entrepreneur.

4. Dicap sebagai Pemberontak

Anda ingin melakukan sebuah perubahan namun anda malah dituduh sebagai pemberontak dalam perusahaan tempat dimana anda bekerja. Keluarlah dari pekerjaan anda, wujudkan ide anda tersebut, dan tunjukan kepada mereka bahwa pemberontakan anda mampu membuat anda menjadi seorang entrepreneursukses.

5. Siap untuk Membuat Sesuatu Menjadi Lebih Baik

Anda selalu melihat bahwa diri anda mampu membuat sesuatu menjadi lebih baik. Anda selalu ingin memberikan pendapat anda kepada orang lain untuk membuat sesuatu menjadi lebih baik daripada sebelumnya.

6. Masa Muda Anda Penuh Intimidasi

Anda mungkin sering dikritik dan bahkan diintimidasi saat anda masih kecil atau remaja. Mungkin inilah waktu bagi anda bahwa anda mampu berbuat lebih dari apa yang mereka katakan dan menunjukan kekuatan anda yang sebenarnya.

7. Obsesif

Anda adalah orang yang obsesif karena anda sulit untuk melepaskan sesuatu yang telah anda mulai. Jangan biarkan orang lain meyakinkan anda bahwa ini adalah sebuah kegagalan yang akan membuat hidup anda menderita. Semua entrepreneur sukses selalu ketagihan dan tenggelam dalam sesuatu yang telah mereka mulai. Howard Schultz sangat obsesif dengan Starbucks yang dia mulai, walaupun semua keluarganya menentang dia untuk mengembangkan Starbucks.

8. Takut untuk Bertindak Sendirian

Jiwa entrepreneur di dalam diri anda takut untuk keluar dan menunjukan dirinya jika anda tidak berani untuk memulainya. Anda mungkin takut untuk mengambil resiko untuk menjadi entrepreneur karena terlalu beresiko. Jika anda takut, maka tidak dapat menunjukan sisi entrepreneur anda, dan justru akan mematikan jiwa tersebut. Anda pun baru akan menyesal dikemudian hari karena ketakutan ini.

9. Dihantui dengan Mimpi Anda

Anda mempunyai ide namun anda takut untuk melakukan. Perlu diketahui bahwa ide tersebut tidak akan pernah hilang, dan akan menghantui anda. Bahkan bisa saja ide tersebut mengganggu fokus anda dalam pekerjaan anda. Anda tinggal memilih, mewujudkannya atau malah mematikan ide tersebut.

10. Tidak Suka Sesuatu yang Biasa

Anda tidak suka dengan hal yang biasa saja. Anda tidak suka menjadi orang normal. Entrepreneur sukses diluar sana adalah orang-orang yang tidak suka menjadi orang normal, karena mereka memilih untuk mengorbankan seluruh hidupnya untuk mewujudkan ide gila mereka.
Adakah tanda-tanda tersebut dalam diri Anda?
Ilustrasi: Domain Barnyard

SUMBER : https://hot.yukbisnis.com/jiwa-entrepreneur/

Mencari Ide Bisnis dari Kehidupan Sehari-hari

Ide memang bisa datang dari mana saja. Disneyland’s Magic Kingdom contohnya, ide dari pendirian taman bermain terbesar di dunia tersebut lahir saat Walt Disney dengan keluarganya sedang berkunjung ke Tivoli Garden, salah satu taman tertua di Eropa
Walt Disney pun berpikir bahwa dia mampu membangun taman yang lebih besar dibanding taman yang dikunjunginya tersebut. Akhirnya Disneyland pun didirikan oleh Walt Disney.
Seorang entrepreneur yang hebat dapat menemukan ide bisnis baru hanya dengan memperhatikan kepada kesempatan di kehidupan sehari-harinya. Seorang penulis buku The Idea Hunter, Andy Boynton mengatakan bahwa dunia ini sebenarnya penuh dengan ide-ide yang sangat bermanfaat, hanya saja sedikit orang yang mampu menggali ide tersebut.
Tidak ada ide yang bisa Anda dapatkan jika Anda mencarinya hanya dengan duduk dan berpikir keras. Anda baru bisa mendapatkan sebuah ide saat Anda memperhatikan keadaan sekitar Anda atau lingkungan Anda. Boynton mengatakan bahwa inovasi bukanlah tentang seberapa pintar diri Anda, tapi tentang bagaimana Anda mencari ide baru.
Dengan mengetahui hal ini, Anda akan mengetahui bahwa sebenarnya banyak ide bisnis yang dapat Anda temukan pada kehidupan sehari-hari Anda, namun tidak pernah Anda sadari.  Berikut adalah 3 tips yang dapat membantu Anda untuk menemukan inspirasi di sekitar Anda.

1. Buat daftar dari setiap kesempatan yang Anda sadari.

Sadar atau tidak, dunia ini penuh dengan masalah yang harus diselesaikan. Anda mungkin sering melihat masalah yang terjadi di sekitar Anda yang mungkin orang lain abaikan.
Sebenarnya masalah adalah sebuah peluang untuk Anda menggali ide bisnis didalamnya, catat masalah tersebut dalam sebuah daftar, dan jika Anda memiliki waktu luang Anda dapat mencari ide bisnis dari masalah tersebut.
Jika Anda kesulitan melakukan hal tersebut, mulailah dari diri Anda sendiri. Tanyakan kepada diri Anda, apa yang masalah yang pernah atau sering Anda hadapi sehari-hari? Dapatkah Anda membuatnya semakin mudah? Semakin nyaman? Masalah Anda dapat membantu Anda untuk menemukan sebuah ide bisnis baru.

2. Cari ide bisnis di berbagai macam tempat.

Ide bisnis baru membutuhkan sebuah kreativitas, yang tentunya harus dipenuhi dengan sebuah keragaman dan juga sesuatu yang baru. Anda mungkin menemukan ide bisnis yang sangat bagus ketika Anda sedang berlibur atau inspirasi yang tidak terduga muncul saat Anda mengunjungi sebuah lokasi.
Jika Anda bisa membuka mata Anda, jawaban akan ada langsung di depan Anda. Tapi dunia Anda harus cukup luas dan beragam untuk membantu Anda untuk menemukan sebuah ide bisnis baru.
Bayangkan Anda hanya berada di rumah terus menerus, pastinya ada sangat sulit menemukan ide baru, karena dunia Anda hanyalah rumah. Namun jika Anda berkeliling lingkungan sekitar rumah Anda, tentu pandangan Anda akan lebih luas dibanding jika Anda berada di rumah terus menerus.
Selain menjelajah dunia baru, interaksi juga diperlukan. Mengapa? karena Anda tidak dapat mengetahui keadaan serta masalah dunia baru Anda tanpa bertanya kepada orang sekitar tentang dunia baru tersebut. Hal ini pun berujung kepada networking, dimana Anda membangun relasi kepada orang-orang baru dan menggali semua informasi yang tentunya akan memunculkan ide bisnis baru.

3. Perhatikan bagaimana orang lain menyelesaikan masalah bisnis mereka.

Di dalam setiap kesempatan, Anda pasti dikelilingi oleh masalah yang orang lain coba pecahkan. Ini merupakan kesempatan untuk belajar. Mulai lihat bagaimana memecahkan masalah mereka, bagaimana mereka membuat semuanya menjadi lebih baik. Anda mungkin akan dapat menemukan cara yang lebih baik untuk menangani masalah yang sama daripada yang orang lain lakukan.
Anda sangat boleh meminjam dan menggunakan ulang dan mengaplikasikan ulang ide bisnis yang Anda lihat atau orang lain sudah lihat. Tentunya dengan cara memecahkan yang lebih baik dari orang tersebut.


Sudah siap mencari ide baru?
Ilustrasi: qisur
Disadur secara bebas dari: Entrepreneur

SUMBER : https://hot.yukbisnis.com/ide-bisnis-dari-keseharian/

3 Tips Agar Pelanggan Selalu Mengingat Produk Anda

Sebagai entrepreneur, PR yang harus Anda kerjakan tentu sangat banyak. Mulai dari strategi pemasaran untuk usaha, mengatur karyawan, berusaha untuk tetap fokus, dan lain sebagainya. 
Memahami pelanggan Anda adalah salah satu dari sekian banyak hal penting yang harus dilakukan. Karena, sebuah usaha yang sukses adalah ketika pelanggan selalu ingat dan kangen dengan produk Anda.

Untuk itu, Anda harus mengetahui pelanggan Anda dengan baik agar Anda dapat memutuskan sesuatu sesuai dengan apa yang mereka butuhkan dan memenuhi harapan mereka. Ini adalah kunci dari loyalitas pelanggan agar Anda dapat memenangkan persaingan.
Setelah membahas hal-hal yang membuat karyawan menjadi loyal, kini saatnya saya akan menuliskan 3 hal agar usaha Anda selalu jadi perhatian dalam ingatan pelanggan.

1. Lakukan Lebih Baik dengan Data

Mulai dari sekarang, kumpulkanlah data-data mengenai pelanggan Anda, mulai dari kebiasaan-kebiasaan mereka, dimana mereka biasa makan, hal-hal apa saja yang menarik dari produk Anda bagi para pelanggan. Sebarlah kuesioner agar Anda dapat meriset apa saja yang berhubungan dengan pelanggan Anda.
Data-data seperti ini mempunyai informasi yang berharga mengenai karakteristik pelanggan Anda dan kebiasaan mereka, sejauh mana Anda telah memperlakukan mereka dengan baik. Analisis data tersebut untuk lebih memahami kapan dan dimana mereka membeli produk Anda.
Anda juga dapat mengidentifikasi data tersebut untuk mengetahui segmen pasar yang paling menguntungkan bagi usaha Anda. Evaluasi customer service Anda, apakah pelanggan sudah cukup puas dengan hal-hal yang telah Anda lakukan?
Secara efektif, Anda juga dapat mengetahui apa yang mereka butuhkan.

2. Ubah Model Bisnis Anda

Untuk mengubah usaha dan produk Anda menjadi kesukaan para pelanggan, cobalah untuk mengubah model bisnis Anda agar lebih fokus kepada pelanggan. Tanyakan beberapa pertanyaan ini pada diri sendiri:
  • Apa yang dapat dilakukan usaha saya untuk membantu menyelesaikan masalah mereka?
  • Bagaimana caranya agar saya dapat melayani pelanggan dengan lebih baik?
  • Hubungan seperti apa yang diharapkan dari pelanggan saya, yang dapat saya usahakan?
  • Bagaimana saya dapat menjangkau para pelanggan saya dan masuk ke dalam rutinitas mereka sehari-hari?
  • Nilai lebih apa yang para pelanggan merasa pantas untuk mendapatkannya, dan pada harga yang seperti apa?
Menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas membutuhkan analisis terhadap para pelanggan Anda berdasarkan data, sehingga Anda dapat memahami apa yang harus Anda lakukan pada usaha Anda agar lebih fokus terhadap pelanggan.

3. Cari Apa yang Sebenarnya Mereka Inginkan

Carilah apa yang sebenarnya pelanggan inginkan, bukan hanya sekedar permintaan mereka. Kemampuan untuk melihat bisnis Anda dari sudut pandang pelanggan dapat membawa Anda kepada peluang-peluang baru. Anda harus belajar untuk berpikir apa yang mereka pikirkan, menebak apa yang selalu ada dalam ingatan, pandangan, hingga pendengaran mereka.
Anda mungkin akan terbantu dengan salah satu alat untuk mengetahui bagaimana sebenarnya kesukaan dan kebiasaan para pelanggan Anda melalui Customer Empathy Map ini.
map

Seorang pendiri perusahaan otomotif ternama, Henry Ford, berkata,” Jika saya menanyakan apa yang pelanggan saya inginkan, mereka selalu menjawab, ‘Kuda yang lebih cepat’.”.
Meskipun pelanggan selalu benar, terkadang mereka tidak selalu meminta solusi yang benar. Disinilah inovasi bertindak. Seorang yang berinovasi dapat melihat apa yang sebenarnya pelanggan inginkan, bukan yang mereka sekedar minta, karena kebanyakan hal tersebut mengacu kepada kompetitor atau saingannya.

Sebuah pendekatan yang baik untuk mengantisipasi tantangan dari konsumen Anda adalah mengidentifikasi pola dari perilaku mereka, serta menaruh perhatian dari setiap perbedaan area pelanggan Anda secara lokal hingga global.
Setelah menemukan polanya, beraksilah dengan mengembangkan solusi yang memenuhi keinginan para pelanggan dan sampaikan solusi tersebut kepada mereka. Hal yang perlu Anda perhatikan adalah: pelanggan tidak akan tahu solusi apa yang Anda coba sampaikan sampai mereka merasakannya sendiri.
Mengembangkan sebuah pemahaman yang lebih baik terhadap pelanggan Anda akan membantu Anda untuk meningkatkan pelayanan yang didasarkan apa yang diinginkan oleh para pelanggan. Hal itu adalah cara terbaik untuk keluar dari persaingan.
Ilustrasi: Klearchos Kapoutsis
Disadur secara bebas dari: Inc

SUMBER : https://hot.yukbisnis.com/3-tips-agar-pelanggan-selalu-mengingat-produk-anda/

5 Mitos Tentang Menjadi Pengusaha

Seorang entrepreneur. Bagaimana hal itu kedengarannya bagi Anda? Mungkin Anda langsung membayangkan seorang berjas yang naik mobil mewah dan punya duit berlimpah. Menjadi seorang pengusaha memang keren. Dan kebanyakan dari Anda pastilah mengharapkan banyak ketika memutuskan akan menjadi pengusaha.

Entrepreneur menghabiskan banyak waktu untuk mengembangkan sebuah usaha mereka. Namun, kebanyakan dari mereka tidak punya cukup waktu untuk mempertanyakan bagaimana sebaiknya memulai sebuah bisnis untuk pertama kalinya.
Banyak dari pengusaha yang secara naif memulai bisnis dengan harapan-harapan yang, well, pada kenyataannya tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
Inilah 5 mitos yang secara umum selalu dipercaya seorang calon entrepreneur ketika memulai bisnisnya:

Harapan yang Pertama: Anda akan menjadi bos sendiri.

Salah satu alasan umum yang membuat orang-orang ingin memulai bisnis sendiri adalah mereka berpikir bahwa mereka bisa menjadi bos untuk mereka sendiri. Tetapi secara umum, ketika Anda memutuskan untuk bekerja sama dengan investor, Anda telah kehilangan kontrol terhadap perusahaan Anda. Secara tidak langsung, yang menjadi ‘bos’-nya adalah para investor tersebut.
Meskipun Anda tidak bekerja sama dengan investor sekalipun, pelangganlah bos yang sebenarnya. Untuk apa Anda berbisnis apabila tidak ada yang membeli, tidak ada yang menggunakan jasa Anda?
Anda harus mengakui akan lebih sedikit kebebasan yang Anda dapat dan lebih banyak tanggung jawab yang dibutuhkan ketika membangun sebuah bisnis, dibandingkan menjadi karyawan biasa.

Harapan yang Kedua: Anda akan mendapatkan banyak uang.

Akuilah: Anda sempat berharap (atau masih berharap) bahwa Anda akan mendapatkan banyak uang dengan berbisnis dan mengembangkan bisnis tersebut. Menjadi kaya adalah tujuan dari banyak orang yang memutuskan untuk menjadi pengusaha.
Tetapi, Larry Kim, CEO dari WordStream menyadari bahwa banyak pelajaran dan nilai lebih yang ia dapatkan dari berbisnis yang berhubungan dengan uang. Salah satu aspek terpenting dari bisnis adalah jaringan dan pengalaman yang bisa Anda dapatkan selama merintis dan mengembangkan bisnis Anda, dan hal-hal tersebut jauh kaitannya dengan harta semata.
Begitu juga dengan peluang-peluang yang Anda dapatkan ketika bertemu dengan sesama pengusaha dan ide-ide gila yang Anda peroleh setelah berdiskusi dengan rekan atau relasi Anda tidak dapat pula dinilai dengan sebatas uang.
Jadi berhati-hatilah jika Anda terus menerus berorientasi kepada uang dan mengabaikan hal-hal lainnya, maka akan ada banyak kesalahan yang Anda lakukan dan akan banyak pula pelajaran berharga yang priceless dan invaluable namun Anda telah melewatkannya.

Harapan yang Ketiga: Anda akan melakukan hal-hal yang lebih Anda sukai dan Anda ahli dalam hal tersebut.

Anda mungkin memulai bisnis berdasarkan passion atau minat Anda. Tetapi sejalan dengan perkembangan bisnis Anda, Anda pasti sedikit demi sedikit akan keluar dari hal-hal yang Anda kerjakan dan lebih fokus untuk menemukan seorang yang lebih pandai dan ahli dalam pekerjaan yang sebenarnya bisa Anda selesaikan.
Simpan kembali pikiran bahwa hobi yang menyenangkan atau pekerjaan kesukaan Anda dapat dengan mudah menjadi pekerjaan yang akan Anda temui secara full-time dan dalam jangka waktu yang lama.
Pada akhirnya, aspek yang paling penting dari pekerjaan Anda sebagai pendiri perusahaan adalah mengurangi pekerjaan yang Anda sukai tersebut. Anda akan lebih fokus untuk membangun sebuah tim yang solid dan bekerja penuh untuk mendorong dan mendukung tim tersebut.

Harapan yang Keempat: Anda tidak akan kehilangan apapun.

Larry Kim telah menemukan bahwa jauh lebih mudah untuk “terbang di bawah radar” dan menjaga tujuan dan prestasi Anda (juga kegagalan untuk mencapai tujuan tersebut) untuk diri Anda sendiri. Hal ini adalah salah satu cara untuk menghindari rasa malu dan tuduhan-tuduhan yang berasal dari berbagai macam orang.
Tetapi ketika Anda memulai bisnis sendiri, Anda harus meletakkan semua target dan hasilnya di depan umum. Kegagalan dalam tahun pertama berbisnis mencapai 80%, dan yang menyedihkan adalah, beberapa orang mungkin menginginkan Anda gagal.
Dalam hal ini, Anda akan banyak kehilangan harga diri Anda. Kuncinya adalah Anda harus tetap positif dengan mengabaikan orang-orang yang mengumpat di belakang Anda dan mengevaluasi lagi apa yang telah Anda kerjakan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Harapan yang Kelima: Mimpi besar Anda akan jadi kenyataan.

Dari semua daftar harapan-harapan yang dibuat oleh Larry Kim, harapan yang satu ini adalah yang paling mendekati kenyataan. Namun, pada mulanya Larry sangat meremehkan betapa mengagumkan ketika perusahaannya mulai tumbuh dari waktu ke waktu dan melihat mimpinya sedikit demi sedikit menjadi kenyataan.
Hal-hal seperti mendapatkan kantor pertama Anda, kemudian pindah ke kantor yang lebih besar, mendapatkan kantor yang “sebenarnya”, mengadakan pesta untuk merayakan penghargaan kantor, mendapat perhatian dari industri-industri besar, ataupun hanya seorang pelanggan yang benar-benar bahagia mendapatkan pelayanan yang mengesankan, semua itu sangat susah dideskripsikan atau digambarkan bagaimana rasanya.

Menjadi entrepreneur membutuhkan sebuah usaha besar. Seperti kata Bob Sadino,

Yang bilang bisnis itu gampang, dia berarti goblok!

Tujuan Larry disini bukanlah untuk mendukung atau menentang siapapun yang ingin memulai bisnisnya. Larry hanya ingin menantang Anda untuk berpikir lebih dalam mengenai apa yang sesungguhnya memotivasi Anda untuk menjadi pengusaha.
Sebagian besar mungkin tidak akan sesuai dengan harapan Anda, tetapi tidak menutup kemungkinan Anda akan mendapatkan lebih banyak daripada yang Anda bayangkan.
Ilustrasi: Trev Grant
Disadur secara bebas dari: Inc

SUMBER : https://hot.yukbisnis.com/5-mitos-menjadi-pengusaha/

9 Cara Jadi Lebih Produktif

Nah, berikut ini adalah 9 cara untuk menjadi pribadi yang lebih produktif sehingga meningkatkan kualitas diri Anda.

1. Buang yang tidak perlu.

Ada berapa file yang sekiranya tidak penting atau tumpukan kertas yang tidak terpakai? Daripada menyimpannya dan membuat lingkungan menjadi kotor dan tidak nyaman, lebih baik menyingkirkannya. Kalau perlu sortirlah e-mail spam dengan e-mail penting agar tidak terlalu menumpuk di dalam Inbox.

2. Delegasikan!

Sebelum Anda merencanakan untuk mengerjakan sesuatu sendiri, pikirkan terlebih dahulu, adakah seseorang yang ahli dalam bidang tersebut? Lebih baik serahkan kepada yang lebih mumpuni sehingga tidak akan membuang waktu Anda untuk trial dan error. Ingat, Anda tidak harus pintar dalam segala hal. Anda hanya perlu pintar mencari orang pintar.

3. Bekerja efektif.

Pelajari beberapa hal yang memang akan sering dilakukan, seperti shortcut dalam komputer untuk membuat kinerja Anda lebih cepat dan efektif. Biasakan menyimpan barang pada tempatnya sehingga Anda tidak perlu bingung mencarinya kemana-mana. Catat keperluan belanja Anda sehingga Anda tidak perlu bolak-balik toko untuk membelinya. Hal-hal kecil dan sepele seringkali membawa dampak yang besar.

4. Tutuplah masa lalu.

Simpan semua pekerjaan Anda di tahun lalu dalam satu folder dan mulailah membuat folder baru untuk pekerjaan yang Anda kerjakan tahun ini. Singkirkan barang-barang yang menumpuk di atas meja Anda yang tidak pernah Anda pakai, dan letakkan yang hanya Anda perlukan untuk sehari-hari.

5. Saling memahami.

Belajarlah cara berkomunikasi yang baik dengan orang lain. Jangan sampai mendatangkan kesalahpahaman bila Anda sedang berbicara dengan orang lain karena akan menimbulkan banyak kekacauan. Tanyakan saja apa yang mereka maksud dan apakah mereka mengerti maksud Anda. Ingat: The quality of your life is depend on the quality of your communication.

6. Action!

“Iya sebentar…” “Nanti saja dikerjakannya…” Buang semua iya-nanti-sebentar dalam diri Anda. Bila bisa dikerjakan sekarang, kerjakanlah sekarang! Latih juga hal ini kepada karyawan Anda. Waktu adalah hal yang sangat berharga yang kadang orang lupa akan hal itu, sehingga mereka sering menyepelekannya.

7. Review & Rencanakan

Daripada bosan dan melalui hari dengan itu-itu saja, sebaiknya Anda mulai mengoret-oret kalender dan menulis sebuah rencana. Review apa yang telah kamu rencanakan dan buat prioritas tiap minggu. Merencanakan akan sia-sia jika tidak ada keinginan untuk mewujudkannya.

8. 5 Orang Sehari

Bisnis adalah jaringan. Carilah jaringan yang berkualitas, dan jangan hanya menunggu event atau kegiatan tertentu yang mengumpulkan banyak orang. Jika Anda bukan orang yang mudah bergaul, tantanglah dirimu sendiri dengan mengenal orang-orang baru minimal 5 orang sehari, lakukan dalam waktu satu bulan dan lihat perbedaannya.

9. Men-charge Energi

Luangkanlah waktu Anda untuk bersantai, misalnya jalan-jalan 10 menit setiap hari. Anda pantas mendapatkannya karena Anda telah bekerja keras sepanjang hari. Bersantailah untuk mengisi ulang energi Anda, karena bila Anda memaksakan untuk terus bekerja, hasil pekerjaan tidak akan maksimal karena tubuh sudah terlalu capek dan susah untuk fokus.
Mengutip dari kata Mas J, “Bukan be yourself, tapi grow yourself!”. Di tahun baru ini, marilah jadi pribadi yang lebih baik :)
Ilustrasi: seeminglee

SUMBER : https://hot.yukbisnis.com/produktif/

Kategori

Kategori