Bob and Me : "Bahasa"

Loading...
Dalam beberapa tulisan lain, saya menyebut sang Maestro sebagai ‘the man who never meet strangers’. 
Artinya kurang lebih adalah orang yang tidak pernah bertemu dengan orang yang tidak dikenal. 

Sebabnya, oom adalah orang yang mampu berbicara dalam berbagai bahasa : asing maupun lokal. Dan hampir semua bahasa itu dikuasai secara otodidak. Bukan lewat kursus.
Jadi, setiap kali bertemu dengan orang baru, pertanyaan pertama beliau adalah : asal dari mana? Tujuannya, agar beliau bisa menyesuaikan bahasanya. 
Begitu yang saya alami. Saat mengetahui saya asli Betawi, beliau pun sering menggunakan idiom lu-gue dalam berkomunikasi.
Cerita kali ini, berkaitan dengan bahasa Inggris. Kejadiannya, saat sang Maestro mengoreksi buku tentang beliau, yang ditulis oleh seseorang. Buku itu ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia, tetapi diimbuhi dengan beberapa judul bab yang menggunakan idiom bahasa Inggris yang tidak pernah ada dalam bahasa Inggris manapun.
Misalnya, istilah brave to fail untuk menyebut berani gagal. Padahal istilah yang umum digunakan adalah dare to fail. Ada beberapa istilah lain, yang dalam persepsi sang maestro, justru akan membuat malu beliau (jika istilah-istilah tidak umum itu digunakan).
Dan akibatnya fatal. Oom meminta kepada penerbit, untuk mengganti penulisnya …

Sumber : https://c.uctalks.ucweb.com/detail/8ffbe33652c446bdab92161e50761254?uc_param_str=dnvebichfrmintcpwidsudsvnwpflameefut&stat_entry=personal&comment_stat=1
loading...
Loading...


EmoticonEmoticon