Inspiratif! Keterbatasan Fisik Tak Membuat Guru Wanita Ini Putus Asa

Loading...
Jika mau ditelisik lebih lanjut, ada banyak sekali orang-orang yang dapat menjadi sumber inspirasi siapa saja di Indonesia ini. Salah satunya adalah seorang guru yang memiliki keterbatasan fisik namun tetap dengan semangat mengajar siswanya.

Seorang guru bernama Zahwati Yussuf (46) yang sontak populer dan foto serta beritanya menjadi viral di media sosial ini merupakan salah satu dari ratusan atau bahkan ribuan pengajar inspiratif di Tanah Air.
Betapa tidak, wanita berkerudung ini memiliki keterbatasan fisik berupa kaki yang yang tidak sempurna. Walaupun begitu, Zahwati tetap tetap senantiasa mengajar murid-muridnya dengan sepenuh hati.
Bahkan keterbatasan fisiknya itu tidak membuatnya putus asa, minder atau malu, justru dia dikenal sebagai salah seorang guru yang mudah bergaul dan akrab dengan murid-muridnya.
Foto Zahwati yang akhirnya menjadi viral ini pertama kali diunggah di fanspage Berani Berhijrah di Facebook. Bahkan, setelah merebak, fotonya telah dikomentari lebih dari 4 ribu kali serta dibagikan sebanyak 3 ribu lebih.
Komentar-komentar positif terkait foto Zahwati seperti berlomba bermunculan dan tidak sedikit yang mendoakan wanita satu ini agar tetap diberi kesehatan, semangat dan terus menginspirasi banyak pihak agar tidak mudah menyerah walau apapun yang sedang dihadapi.
Menjadi seorang guru bukanlah satu hal yang dapat dilakukan oleh semua orang karena wajib memberikan segala ilmunya kepada murid agar dapat berguna bagi anak didik di kemudian hari tanpa harus mengeluh dan menyerah pada segala hambatan, halangan dan keterbatasan.
Di Indonesia ini ada segudang banyaknya guru-guru seperti Zahwati walaupun kisahnya saja yang berbeda, seperti salah satunya adalah yang Musmuliadi, seorang guru relawan yang mengajar di SD Fillial, Dusun Semokan Ruak, Desa Sukadana, Kecamatan Bayan, Tanjung, Lombok Utara, NTB.
Dia rela menjadi pengajar sukarela karena keterbatasan guru di daerah tersebut. Dikarenakan banyak anak yang butuh mengenyam pendidikan dan ‘langkanya’ pendidik resmi berstatus PNS atau honorer yang ditempatkan di Dusun Semokan Ruak, maka dia mulai menjadi pengajar.
Kisah lain juga dialami oleh seorang guru bernama Marsiani. Dia merupakan satu-satunya guru yang mengajar di Sekolah Dasar Filial 09 Sei Fatimah di Desa Sekaduyan Taka Kecamatan Seimanggaris.
Selain hanya seorang diri mengajar anak-anak di sana, fasilitas yang dia dapatkan untuk melangsungkan proses belajar mengajar juga amat sangat terbatas, contohnya saja bangunan sekolah yang ala kadarnya, tanpa tembok beton apalagi alat-alat penunjang belajar lainnya.
Dengan berkaca pada ketiga guru di atas, maka akan menjadi satu hal yang cukup memalukan jika ada soerang guru yang hanya datang memberikan tugas dan kemudian pulang atau melakukan aktivitasnya sendiri tanpa harus peduli dengan anak didik mereka.

Sumber : http://www.suratkabar.id/19232/news/guru-inspiratif
loading...
Loading...


EmoticonEmoticon