Pokoknya Anda Harus Kaya!

Loading...
Salah besar apabila anda menganggap bahwa menjadi kaya di era sekarang tidaklah penting. Jika anda berkeinginan menjadi orang yang berpengaruh di masyarakat dan mempunyai banyak pengikut, maka anda harus kaya. Mengapa demikian? Simak analogi yang saya berikan.

Nabi adalah orang yang berpengaruh di masyarakat pada zamannya. Seorang nabi mempunyai konsep ajaran, mempunyai pengikut (follower), dan memberikan perubahan pada masyarakat. Sekarang ini yang namanya nabi sudah tidak ada. Namun jika anda mau menjadi seseorang yang berpengaruh dan memberikan perubahan bagi masyarakat layaknya nabi, maka itu tidak mustahil.
Seorang nabi diutus di tengah-tengah masyarakat dengan membawa mukjizat. Apa itu mukjizat? Mukjizat adalah sesuatu luar biasa yang terjadi pada diri seorang nabi untuk membuktikan kenabiaannya. Coba anda perhatikan, mukjizat nabi-nabi zaman terdahulu ternyata memiliki pola.
Mukjizat itu diberikan Allah sesuai trend di masyarakat pada zaman nabi itu hidup. Sebut saja nabi Musa, Nabi Musa diutus di tengah-tengah masyarakat yang memiliki trend sihir, maka Nabi Musa pun diberi mukjizat yang serupa untuk mengalahkan kekuatan sihir tersebut. Salah satunya adalah tongkat yang bisa berubah menjadi ular yang besar. Lain halnya dengan Nabi Isa. Nabi isa diutus di tengah-tengah masyarakat yang memiliki trend ilmu kedokteran, maka salah satu mukjizat Nabi Isa adalah dapat menyembuhkan orang yang sakit. Lain lagi dengan Nabi Muhammad. Pada era Nabi Muhammad trend masyarakat pada masa itu adalah bersyair. Maka Al Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad salah satu tujuannya untuk mengalahkan syair-syair yang digunakan oleh masyarakat pada zaman itu hingga akhirnya masyarakat pun beriman dan menjadi pengikut Nabi Muhammad.
Mukjizat itu diberikan Allah sesuai trend di masyarakat pada zaman nabi itu hidup.
Sekarang giliran anda. Anda harus mengikuti trend era sekarang, memiliki kemampuan berlebih di atas trend yang masyarakat miliki, akhirnya anda pun menjadi pemenang. Lalu apa trend pada era sekarang? Salah satu trendnya adalah ilmu dan teknologi. Di tengah pesatnya perkembangan ilmu dan teknologi ini orang mungkin akan beranggapan bahwa menjadi pandai dan menguasai ilmu dan teknologi saja itu sudah cukup, padahal ternyata tidak. Ada satu trend lagi yang kebanyakan orang belum menyadari. Apa itu? Harta. Ilmu saja tidak cukup, anda juga perlu harta. Maka saya sarankan, jika anda ingin berpengaruh di masyarakat dan menciptakan perubahan, maka anda harus pandai dan kaya.
Anda harus mengikuti trend era sekarang, memiliki kemampuan berlebih di atas trend yang masyarakat miliki, akhirnya anda pun menjadi pemenang.
Liat saja siapa yang berpengaruh dalam kebijakan-kebijakan publik, politik pemerintahan, roda ekonomi, hingga yang tingkat terkecil dalam hidup bermasyarakat sekalipun; Siapa yang dihormati, dijunjung tinggi, dan disediakan tempat istimewa di mata masyarakat. Jawabannya adalah mereka yang kaya.
anda-harus-kaya (Hotel)
Jangan salahkan jika ada pemilik modal yang membangun hotel di dekat perumahan dan berdampak pada berkurangnya jumlah air tanah milik masyarakat umum. Jangan salahkan mereka yang membangun mal-mal pusat perbelanjaan, supermarket, hingga mini market yang akhirnya merugikan para pedagang-pedagang kecil. Jangan salahkan pula jika ada pemilik modal asing berusaha mengeruk kakayaan alam kita dan kita hanya mendapatkan secuil keuntungan kecil.
“Pandailah sepandai-pandainya, kayalah sekaya-kayanya”
Silakan semuanya kembalikan pada diri kita. Mengapa tidak kita yang membangun hotel yang ramah lingkungan, pusat perbelanjaan yang sistemnya tidak mematikan usaha kecil, mengelola kekayaan alam dan membagi hasil dengan adil, dan sebagainya. Saya rasa mental kitalah yang selama ini menyempitkan ruang gerak kita sendiri hingga akhirnya kita tidak bisa apa-apa.
Jadi, kalau anda mau berpengaruh dan menciptakan perubahan pada masyarakat, memakai ilmu saja tidak cukup, tetapi juga harta. “Pandailah sepandai-pandainya, kayalah sekaya-kayanya”. Niscaya anda akan menguasai dunia.
*Disadur dari pengajian Kitab Mauidhatul Mu’minin (Mukhtashar Ihya Ulumuddin) oleh KH. Henry Sutopo Krapyak

Sumber : http://www.talkbisnis.com/pokoknya-anda-harus-kaya/
loading...
Loading...


EmoticonEmoticon