Bob and Me : "Di 6 Momen Ini, Bob Sadino Tanpa Celana Buntung"

Bob and Me : "Di 6 Momen Ini, Bob Sadino Tanpa Celana Buntung"

Salah satu pembeda yang paling nyata antara sang Maestro dengan pengusaha lain adalah gaya busananya. Umumnya pengusaha, dalam berbagai acara resmi mengenakan stelan jas dan dasi. 
Beliau, dalam berbagai acara resmi, konsisten sejak muda, hanya mengenakan celana buntung belel berbahan jeans, yang dipadu dengan hem lengan pendek kotak-kotak. Keduanya tidak dijahit rapi pada bagian ujungnya, sehingga benang-benangnya tampak lepas.
Hampir di setiap kegiatan yang dijalani sang Maestro, pilihan busana seperti itulah yang dikenakannya. Bahkan termasuk ketika memenuhi undangan para wakil rakyat yang sempat heboh di tahun 80an. 
Pertemuan pada akhirnya tidak jadi dilaksanakan karena para anggota DPR yang terhormat tidak sudi dengar pendapat dengan tamu yang dianggap tidak sopan. 
Dengan pakaian yang sama, juga di tahun 80an, beliau menemui tamu istimewanya, presiden Soeharto. Berturut-turut setelah itu, semua presiden kecuali Gus Dur, ditemui dengan pakaian yang serupa.
Celana buntung dengan hem lengan pendek tanpa jahitan, seakan sudah menjadi trade mark sang Maestro. 
Jangankan saat menemui para presiden, bahkan saat memenuhi undangan dari rumah ibadah maupun lembaga keagamaan, trade mark itulah yang beliau tampilkan. Beliau lebih suka menolak undangan daripada harus keluar dari pakem berpakaian yang sudah menjadi cirinya.
Hanya pada 5 momen lah, sang Maestro rela keluar dari kebiasaannya berbusana, yaitu :

Referensi pihak ketiga
1. Menghadiri undangan pernikahan
Sebagai anggota masyarakat, sang Maestro juga sering mendapat undangan untuk menghadiri resepsi pernikahan dari banyak kenalan dan kerabat. 
Pada acara seperti ini, beliau biasanya mengenakan stelan jas dan dasi. Terakhir, saya melihat oom Bob mengenakan pakaian adat saat menjadi saksi pernikahan Naomi Susan.

Referensi pihak ketiga
2. Melayat orang meninggal
Pada momen ini, sang Maestro biasanya mengenakan busana celana panjang dan hem lengan pendek. Keduanya berwarna sama, hitam.
3. Tidur
Sang Maestro adalah orang yang sangat konservatif. Di malam hari, saat-saat menjelang tidur, beliau mengganti pakaiannya dengan setelan piyama, celana panjang dan baju lengan panjang. Bahkan untuk event di luar kota, beliau membawa pakaian ini satu dua stel.

Referensi pihak ketiga
4. Berkuda
Olahraga berkuda, adalah olahraga yang sangat digemari sang Maestro, dan beliau benar-benar menekuni olahraga ini secara serius. 
Bukan sekedar mahir menunggang kuda, beliau juga sangat memahami filosofi dan tata kramanya. Itu sebabnya, saat menunggang kuda, penampilan beliau memang lain dari biasanya.
5. Shalat
Dalam penampilan keseharian, sang Maestro memang menampilkan diri sebagai orang yang sangat tidak agamis. Bahkan di depan orang-orang dekatnya. Celana buntung, seringkali dipersepsi orang lain sebagai tida menutup aurat. Terlepas dari hal itu, dalam beberapa kegiatan di luar kota maupun di luar negeri, secara tidak sengaja saya melihat beliau shalat. masih dengan baju piyama plus bawahan mengenakan sarung. Ini juga barang bawaan yang tak pernah lupa dibawa di dalam koper.

Referensi pihak ketiga
6. Akhir kehidupan
Pakaian terakhir yang menyelimuti tubuh sang Maestro, adalah beberapa lembar kain kafan. Tidak ada lagi celana buntung belel berbahan jeans. Tidak ada lagi hem lengan pendek dengan kedua ujung lengan tidak berjahit. 
Di akhir kehidupan, kain kafan lah pakaian wajib bagi setiap jenazah seorang muslim. Tentu saja, dengan pengecualian bagi mereka yang meninggal dalam kondisi khusus. Allahummagh firlahu, warhamhu ...

Sumber : https://c.uctalks.ucweb.com/detail/5b4b29c81b02498ebaba8a54497fdfcc?uc_param_str=dnvebichfrmintcpwidsudsvnwpflameefut&stat_entry=personal&comment_stat=1
Bob and Me : "Bob Sadino dan 4 Presiden"

Bob and Me : "Bob Sadino dan 4 Presiden"

Tidak banyak orang di Indonesia yang memiliki kedekatan dengan 4 orang presiden RI sekaligus. Sang Maestro, Bob Sadino, adalah bagian dari yang sedikit itu. 
Dan uniknya, beliau bukanlah orang yang datang kepada mereka, tetapi sebaliknya. Para presiden itulah yang datang berkunjung.

Pemilik hak cipta: Zainal Abidin Sidik
1. Kunjungan yang legendaris dan tak terlupakan adalah kehadiran Presiden Soeharto ke kebun hidroponik yang dikelola sang maestro di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. 
Adalah gubernur DKI kala itu, Tjokropranolo, yang memperkenalkan sosok petani nyentrik ini kepada sang presiden. Sosok pemimpin negara yang terkenal ketat dengan aturan protokoler, ternyata bisa menerima sang petani bercelana buntung. 
Padahal, sang petani itu sempat 'diusir' dari gedung DPR, karena ketika datang memenuhi undangan para wakil rakyat, beliau hanya mengenakan pakaian yang sama. 
Kekerasan hati seorang Bob Sadino, ditimpali dengan sikap penerimaan seorang pemimpin yang ingin belajar.
2. Hubungan persahabatan antara sang Maestro dan Prof. DR. Ing. BJ Habibie berlangsung cukup lama. 
Perkenalan keduanya terjadi di Eropa, saat keduanya masih berdiaspora, membangun pondasi kehidupan di sana. Hubungan keduanya terus berlanjut saat keduanya memutuskan untuk kembali ke Indonesia. 
Sejak itu, presiden BJ Habibie adalah pelanggan tetap Kemchicks di Kemang. Ketika sang Maestro dirawat di rumah sakit, beberapa kali pakar pesawat terbang kelas dunia ini datang menjenguk. Mereka berjumpa terakhir kali saat oom dalam keadaan koma. 
Pak Habibie juga hadir di malam hari, sesaat setelah jenazah sang Maestro tiba dari rumah sakit, untuk memberikan penghormatan terakhir.

Pemilik hak cipta: Zainal Abidin Sidik
3. Entah angin apa yang mengundang presiden perempuan pertama dan satu-satunya yang pernah dimiliki Indonesia, hadir 4 atau 5 kali ke kediaman sang Maestro yang belum selesai dibangun (saat itu) di Sentul. 
Yang pasti, ibu Mega dan sang maestro adalah sama-sama anak Menteng. Dalam beberapa foto yang dipublikasi, tampak jelas bahwa keduanya terlihat akrab dan tampil apa adanya. 
Sang Maestro tetap dengan pakaian kebesarannya yang minim bahan, sedangkan sang presiden mengenakan pakaian casual, bukan pakaian dinas.

Pemilik hak cipta: Zainal Abidin Sidik
4. Kunjungan presiden dalam rombongan besar, adalah kunjungan yang dilakukan oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 
Beliau berkunjung ke pabrik sosis milik sang maestro di kawasan Pulogadung, dengan disertai serombongan pejabat tinggi militer. Rombongan datang dengan menumpang satu bus berkapasitas 40 seat. 
Di photo session yang dirilis di berbagai surat kabar, tampak jelas para tamu mengenakan stelan safari yang necis, sedangkan tuan rumah tetap dengan pakaian khasnya, celana buntung berbahan jeans dan hem lengan pendek tanpa jahitan.

Sumber : https://c.uctalks.ucweb.com/detail/ce12320feb324cb5bc79454ee8b735da?uc_param_str=dnvebichfrmintcpwidsudsvnwpflameefut&stat_entry=personal&comment_stat=1
Bob and Me : "Tiga Meme Anomali Dari Bob Sadino"

Bob and Me : "Tiga Meme Anomali Dari Bob Sadino"

Maraknya dunia sosial media, yang dibumbui dengan berbagai kemudahan teknologi dalam pengolahan foto dan gambar, memunculkan kreatifitas dalam pembuatan meme. 
Kutipan kata bijak, lucu ataupun nyeleneh, dituangkan bersamaan dengan ilustrasi gambar, bisa membuat pesan-pesan tersampaikan secara lebih efektif.
Dalam keseharian, anomali diartikan sebagai abnormalitas atau penyimpangan. Cukup banyak kutipan kata-kata dari sang Maestro, yang secara sekilas menunjukkan hal yang bersifat anomali itu.

Referensi pihak ketiga
1. Orang pintar mikir ribuan mil, jadi terasa berat. Saya nggak pernah mikir karena cuma melangkah saja. Ngapain mikir, kan cuma selangkah.
Kutipan ini, merupakan penyimpangan dari kutipan terkenal dari Lao Tse, seorang filsuf dari Cina, perjalanan bermil-mil jauhnya, dimulai dari satu langkah. 
Sang Maestro adalah seorang yang sederhana. Bahasa Jawanya, tidak neko-neko. Tidak pernah berangan-angan terlalu tinggi.
Dalam banyak kutipan beliau, sering sekali mempertentangkan antara orang pintar dan orang bodoh. Walaupun saya tidak melihat sisi bodohnya, beliau memang mengidentikkan diri sebagai orang bodoh. Pikirannya, tidak sampai berpikir berjalan ribuan mil. 
Filosofinya, hanya melangkah. Setapak demi setapak, dan itu tanpa perlu berpikir panjang. Orang pintar, sebalinya. Banyak berpikir, tapi justru akhirnya lupa melangkah.

Referensi pihak ketiga
2. Banyak orang bilang saya gila, hingga akhirnya mereka dapat melihat kesuksesan saya karena hasil kegilaan saya
Penampilan sang Maestro yang sejak muda konsisten mengenakan celana jeans buntung yang sudah lusuh dan baju hem dengan lengan tanpa jahitan yang rapi, seringkali ditafsirkan sebagai penampilan yang aneh. 
Bahkan ada juga yang menyebutnya gila, sambil menyilangkan jari telumjuk di kening.
Bukan itu saja kegilaannya. Di saat orang nyaman dengan konsumsi daging ayam kampung, beliau malah memperkenalkan ayam ras dari luar negeri. 
Beliau lah orang yang yang mengintrodusir tanaman buah dan sayuran dari luar negeri seperti Melon, paprika dan terong Jepang. Beliau juga yang memperkenalkan teknologi hidroponik. 
Apa yang dilakukan beliau, seringkali jadi sorotan karena ditafsirkan aneh, di luar kebiasaan. 
Tapi begitulah kegilaan beliau. Sebagaimana film-film super hero, sang jagoan selalu menangnya belakangan. Sang Maestro berhasil membuktikan bahwa suksesnya adalah hasil dari kegilaannya.

Referensi pihak ketiga
3. Kalau mau berhasil, carilah kegagalan sebanyak-banyaknya
Kalimat ini juga anomali. Seolah mempertentangkan keberhasilan dengan kegagalan. Orang ingin berhasil, kok malah disuruh banyak gagal. 
Tapi jika dipaparkan perjalanan hidup sang Maestro, ternyata sukses beliau berdiri di atas tumpukan banyak kegagalan. Banyak percobaannya gagal. Bukan hanya kehilangan waktu, tenaga dan uang. 
Ada juga rasa malu karena gagal. Tapi semua itu terbayar lunas saat beliau sukses dalam usahanya. Cibiran orang karena kegagalannya, langsung terhapus dan berubah menjadi decak kagum melihat keberhasilannya.

Sumber : https://c.uctalks.ucweb.com/detail/581a53741cd5433aa3ee507ad7ef979f?uc_param_str=dnvebichfrmintcpwidsudsvnwpflameefut&stat_entry=personal&comment_stat=1
Bob and Me : "Nomor Cantik 2121"

Bob and Me : "Nomor Cantik 2121"


Pemilik hak cipta: Zainal Abidin Sidik
Ternyata, demam nomor cantik sudah ada sejak zaman dahulu kala, sebelum banyak demo-demo saat pilkada. Kombinasi angka 411, 212 dan lainnya, menjadi sangat populer karena sederhana penyebutannya, sekaligus mudah diingat. 
Sebelum itu, demam nomor cantik melanda dunia ponsel. Di banyak konter di Roxy Mas dan Mal Ambasador, dijual aneka nomor cantik untuk ponsel. 
Dengan alasan yang sama, sederetan nomor ponsel yang mudah diingat seperti xxxx99999999, xxxx88888888, xxxx76544567, xxxx11121314 atau xxxx12345678. Tentu saja, harganya juga lumayan tinggi.
Tahun 80-an, demam nomor cantik juga sudah ada. Saat itu, nomor yang mudah diingat itu diterakan pada kendaraan bermotor, yang umumnya masuk kategori mewah. Maklum saja, untuk mendapatkannya, para pemilik mobil harus merogoh kocek lebih dalam. 
Maka bersliweranlah nomor mobil B 1680 SS (BIGBOSS), B 10 LA (BIOLA, konon dimiliki oleh biola maut, Idris Sardi), B 3 NI (BENI, mungkin nama pemiliknya), atau L 1 UR (LIUR, milik seorang pengusaha walet di Jawa Timur),

Pemilik hak cipta: Zainal Abidin Sidik
Ternyata, Sang Maestro sudah cukup lama terpatri pada angka cantik 2121. Rumah beliau di Lebak Bulus, bernomor 2121. Beberapa mobil yang dimiliki pun, menggunakan angka 'sakral' itu. Bahkan satu-satunya nomor ponsel yang beliau pakai, berangka belakang 2121.
Tak banyak orang tahu, arti kata dari nomor cantik yang tertera dalam properti yang dimiliki sang Maestro. Beberapa tulisan soal ini, menyiratkan pengertian two one two one (tuan-tuan). Saya sendiri pernah mengonfirmasi soal ini, dan menemukan satu filosofi lain yang cukup dalam soal angka ini.

Pemilik hak cipta: Zainal Abidin Sidik
2121 merupakan gabungan dari kombinasi angka 21 dan 21, yang menggambarkan perjalanan hidup sang Maestro. 21 pertama, mewakili perjalanan hidup yang penuh kesulitan di masa lalu, dimana beliau tinggal di sebuah rumah bertipe 21 di Kemang tempo dulu. 
Kemana-mana dekat. Ruang tamu, ruang tidur dan dapur bergabung menjadi satu. 21 yang kedua, mewakili episode kehidupan selanjutnya yang semakin membaik. Tanahnya 2 hektar, rumahnya 1.

Sumber : https://c.uctalks.ucweb.com/detail/ade0f29fe01c4fde8a2558e80eb95388?uc_param_str=dnvebichfrmintcpwidsudsvnwpflameefut&stat_entry=personal&comment_stat=1

Bob and Me : "Isi Dompet"

Seorang kawan, reporter sekaligus penyiar radio swasta di Jakarta yang memiliki cukup banyak jaringan di Indonesia, meminta saya untuk memfasilitasi diskusi dengan sang Maestro. 

Saya bersedia dengan satu syarat. Topiknya bukan topik yang biasa dibicarakan beliau.
Sebenarnya, tidak sulit meminta wawancara dengan sang Maestro. Asal tahu nomor kontaknya, bisa langsung menghubungi. Sayangnya, beliau punya satu kebiasaan soal mengangkat telepon. 
Kalau nomornya tidak ada dalam memori ponsel, panggilan tidak akan ditanggapi. Nah, kalau wartawan, pasti tahu jurus penangkalnya. Sebelum mengontak, mereka akan mengirim SMS untuk memperkenalkan diri.

Pemilik hak cipta: Zainal Abidin Sidik
Di hari yang ditentukan, kami pun berangkat bersama ke Lebak Bulus. Sang Maestro sudah menunggu di meja makan. Ini memang ruang favorit tempat beliau menerima tamu-tamu yang sudah dianggap dekat.
Hampir dua jam kami hangat berdiskusi. Menjelang akhir, sebelum pamit pulang, sang reporter mengajukan sebuah permintaan yang 'out of the box', yaitu ingin melihat isi dompet sang Maestro.
'Ha ha ha. Gue suka ini. Jay, teman Lu ini pinter. Tanpa konfirmasi, minta sesuatu yang buat banyak orang, mungkin tabu. Tapi buat dia, gue buka ya.' Tentu saja ini sambutan yang tidak saya perkirakan. Saya pikir, beliau akan marah atau setidaknya, menolak permintaan itu.

Pemilik hak cipta: Zainal Abidin Sidik
Sang Maestro bangkit dari duduknya, lalu mengeluarkan dompet agak kumal dari saku belakang celana jeans buntungnya. 'Nih. Buka sendiri,' kata sang Maestro sambil menyerahkan dompetnya kepada kawan saya.
'Maaf oom. Saya buka ya,' katanya sambil mengeluarkan isi dompet satu per satu. Apa saja isinya?
Satu lembar uang pecahan lima puluh ribu, satu Kartu Tanda Penduduk, satu kartu kredit, satu kartu asuransi dan satu buah sisir kecil ...
Sang Maestro mengambil kembali dompetnya setelah isinya dimasukkan kembali. 'Aku nggak perlu bawa uang cash banyak-banyak. Kartu kredit itu unlimited. Soal dompet ini, pesanku satu.' Sang Maestro memasukkan kembali dompet itu ke saku belakang.
'Banyak orang yang belum merdeka karena setiap buka dompet seperti mengupas kulit bawang. Sama-sama bikin nangis ...' Dan kami pun tertawa bersama.

Sumber : https://c.uctalks.ucweb.com/detail/0749d2acfbcf4f9fa640cf32f9b0c528?uc_param_str=dnvebichfrmintcpwidsudsvnwpflameefut&stat_entry=personal&comment_stat=1

Bukan Cuma Modal Rasa, Ini 3 Resep Sukses Bisnis Kafe

Saat ini memang bisnis kafe sedang sangat menjamur di berbagai kota di Indonesia. Kafe ini tidak hanya tersebar di kota-kota besar saja, tapi juga di kota-kota kecil. 

Ibaratnya pertumbuhan kedai kopi sudah mengalahkan pertumbuhan jamur di musim hujan. Bisnis kafe ini begitu diminati oleh banyak orang. Kebanyakan menganggap bahwa bisnis ini cukup menjanjikan jika Anda tau bagaimana cara mengembangkannya.



Memang membuka bisnis kafe tidaklah semudah membuat sebuah mie instan. Kelihatannya memang mudah, tapi bisnis ini sebenarnya merupakan bisnis yang memiliki banyak aspek yang harus diperhatikan. 

Sebenarnya bisnis ini tidak bisa sukses hanya berdasarkan modal belaka saja. Tapi ada baiknya sekarang Anda simak dulu artikel berikut ini:

1. Rajin Riset ke Kafe-Kafe Hits
Rajin-rajin deh jalan ke kafe-kafe, khususnya yang digandrungi para remaja. Semacam melakukan riset atau survei. Kenali rasa dan harga, juga karakter dari pelanggan di masing-masing kafe tersebut.

Nanti baru Anda bisa menetapkan harga yang relatif lebih murah dan punya kualitas rasa sama atau lebih nikmat dari kafe yang pernah Anda kunjungi. Tapi ingat, Anda juga perlu bahan yang mahal untuk menghadirkan sajian yang mampu memberi kepuasan penuh kepada pelanggan. 

Kreativitas mengolah tampilan dan juga cita rasa di dalamnya akan membantu Anda untuk menghemat cost secara signifikan nantinya.

2. Pelayanan
Tidak melulu soal rasa, langgengnya kafe Anda akan sangat ditentukan juga oleh kualitas pelayanan yang diberikan. Pastikan bahwa customer Anda merasa disambut setiap kali datang ke kafe Anda kelak.

Karena kenyamanan yang di dapatkan di kafe tersebut juga menjadi incaran para customer anda. Pelajarilah bagaimana pelayanan yang benar-benar dibutuhkan pelanggan. Hal-hal kecil seperti kontak mata, mengingat nama, selera atau memulai obrolan kecil kadang dapat menjadi pembeda antara layanan kafe Anda dengan yang lain.

3. Kesinambungan Lokasi, Design dan Target Pelanggan
Jangan pernah asal jualan ataupun asal jadi, karena persaingan di jaman sekarang sangatlah ketat. Setelah ide dan konsep Anda matang, sesuaikan dengan lokasi dan konsep desain interiornya. Jangan sampai orang lain menilainya 'Tidak nyambung". 

Konsep ini juga mencakup bagaimana cita rasa dari setiap menu dan apa saja pola atau seni yang akan Anda tambahkan pada menu tersebut.

Jadi, sejatinya memulai bisnis atau usaha apapun itu gampang-gampang susah. Bukan cuma masalah budget, tapi tetapkan apa sih tujuan Anda sebenarnya membuka kedai kopi ini. Apa serius niat berbisinis? Atau hanya mengikuti tren maraknya kedai kopi dengan traffic yang tinggi saja?

Sumber : https://finance.detik.com/perencanaan-keuangan/d-3830293/bukan-cuma-modal-rasa-ini-3-resep-sukses-bisnis-kafe?_ga=2.211534739.768157496.1519790890-1866322765.1506083692

Sulap Nasi Uduk Jadi 'Kue' Cantik, Wanita Ini Raup Rp 100 Juta/Bulan

Diperlukan suatu inovasi baru dalam sebuah binis agar bisa menarik konsumen. Hal itulah yang dilakukan oleh Tania Jean Winarta bersama kelima sahabatnya dalam membuka usaha kuliner tradisional.



Wanita yang akrab disapa Nia itu punya cara berbeda dalam mengemas kuliner nasi uduk. Wanita tersebut membuat nasi uduk yang disulap hingga menyerupai sebuah kue yang memiliki tampilan cantik.

Usaha yang diberi nama Nasi Uduk Manja itu sangat diminati konsumen. Walau bisnis itu masih tergolong baru yakni sekitar satu tahun, Nia dan lima sahabatnya itu sudah bisa meraup omzet hingga sekitar Rp 100 juta/bulan.

Namun, semua capaian itu tak langsung didapat oleh Nia dan sahabat-sahabatnya. Namanya usaha, pasti ada proses hingga menjadi sukses.

Awalnya, Nia bercerita, usaha nasi uduknya yang dimulai sekitar Februari 2017 itu kurang maju. Sebab, saat itu yang dijual Nia hanyalah nasi uduk biasa, tanpa inovasi.

"Awalnya kita buka foodcourt di daerah Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat, jualan nasi uduk biasa, lalu merambah ke nasi kotak. Cuma kan kalau begitu saingannya banyak. Yang pas kita foodcourt itu hasilnya kurang banget ya," kata Nia kepada detikFinance beberapa waktu lalu.

Saat itu, modal awal yang dikumpulkan Nia bersama lima sahabatnya memang tak banyak, hanya sekitar Rp 7 juta yang juga digunakan untuk sewa tempat. Barulah setelah ide untuk mengembangkan nasi uduk menjadi berbentuk kue, modal tersebut ditambah lagi sebesar Rp 3 juta.

Nia mengungkapkan, ide untuk menyulap nasi uduk itu datang karena pikiran iseng sang sahabat. Bisa dibilang, awalnya hanya sekadar coba-coba untuk bisa memajukan usahanya, itu karena mereka memutuskan untuk menutup toko nasi uduknya karena hasilnya kurang positif.

"Saya sendiri hobi baking, nah lima orang ini bilang coba dong bikin kue dari nasi. Akhirnya aku iseng coba, akhirnya jadi kuenya. Karena kalau hanya nasi uduk biasa, walau promosi-promosi ke media sosial juga kayanya responnya kurang bagus, mungkin karena saingannya banyak dan orang belum kenal," katanya.

Walaupun sudah memiliki inovasi yang unik, namun Nasi Uduk Manja tak serta-merta bisa menarik perhatian konsumen. Nia dan para sahabatnya itu pun mencoba memasarkan produknya dengan cara kekinian, yakni mengendorse-nya ke beberapa food blogger.
Foto: Dok: Nasi Uduk Manja

Secara perlahan, produk Nasi Uduk Manja mulai dikenal. Dengan merogoh kocek mulai dari Rp 50 ribu-500ribu untuk endorse tersebut, produk Nia bisa menarik perhatian banyak konsumen.

"Kita waktu itu sudah mulai pinteran kan, dalam arti kita coba endorse food blogger. Dari situ kirim-kirim ke food blogger, jadi people lebih aware dan marketnya lebih kebuka," tutur Nia.

Karena mulai berkembang, Nia dan lima sahabatnya itu pun mempekerjakan dua orang pegawai untuk menjalankan usahanya. Sebab, mereka mulai sedikit keteteran karena banyaknya pesanan.

Nia dan lima sahabatnya itu menjual nasi uduk dengan harga kisaran Rp 150 ribu sampai lebih dari Rp 1 juta. Harga tersebut dihitung berdasarkan porsi yang diminta si konsumen dalam setiap pesanan.

"Kalau Rp 1 jutaan lebih itu kuenya bisa buat 40-50 orang. Jadi kuenya empat tingkat, atau lebar, isinya, menunya juga lebih banyak. Kasarnya dihitung porsinya. Jadi mau buat makan 50 orang, nanti kita hitung jatuhnya 1 juta lebih. Kalau untuk yang Rp 150 ribu buat berempat, ukuran terbesar tergantung pesanan customer," katanya.

Kini, Nia dan lima sahabatnya itu bisa melayani hingga delapan pesanan kue setiap harinya. Mereka juga saat ini tak membuka toko dalam menjalankan usahanya, Nia sekarang hanya memasarkannya lewat media sosial dan memiliki sebuah dapur untuk menyiapkan pesanan konsumen.

Mereka pun berencana untuk bisa mengembangkan sayap bisnis ke berbagai daerah dengan membuka dapur baru di beberapa wilayahdanmemasarkannyasecaraonline. Semua ituagarbisnisnya bisa berkembang jauh lebih maju.



"Kita nggak mau buka tempat lagi, benar-benar lewat online. Yang mau itu ke luar kota, jadi misalnya buka dapur di Bandung, di Makassar kaya gitu, tapi bukan buka toko, hanya dapur saja. Itu yang diinginkan sekarang," ucapnya.

Nia pun mengaku senang dengan bisnisnya sekarang ini. Terlebih, usaha dan kerja kerasnya itu dijalankan bersama sahabat-sahabatnya dan memajukan kuliner tradisional.

"Hasilnya sekarang sih happy banget sih, soalnya yang kita lalui awal-awal sih menyedihkan ya, susahnya, dan lain-lain. Mungkin sekarang kan 2017 makanan-makanan itu kan sudah wow, sedangkan makanan tradisional udah kehilangan jaman. Jadi awal-awal pas kita usaha nasi uduk itu responnya kurang. Tapi sekarang kita bisa dibilang bangga," tuturnya.

Bila Anda tertarik dengan Nasi Uduk Manja buatan Nia dan para sahabatnya, bisa mengunjungi akun instagram: nasiudukmanja

Sumber : https://finance.detik.com/solusiukm/d-3881435/sulap-nasi-uduk-jadi-kue-cantik-wanita-ini-raup-rp-100-jutabulan?_ga=2.143912755.768157496.1519790890-1866322765.1506083692

Tak Punya Modal Untuk Buka Usaha? Coba Deh 4 Bisnis Ini

Saat ini, semakin banyak uang yang dibutuhkan agar kita bisa hidup layak. Harga kebutuhan hidup yang semakin meningkat membuat gaji dari bekerja terasa sangat tidak cukup. 




Oleh karena itu, banyak orang yang berpikir untuk memulai bisnis supaya bisa mendapatkan pendapatan yang lebih besar atau sekedar untuk mendapat penghasilan tambahan. 

Namun, masalah yang sering dihadapi adalah tidak adanya modal. Kebanyakan orang berpikir bahwa untuk memulai bisnis hingga sukses, dibutuhkan modal yang besar. 

Pemikiran ini tidak salah, tetapi juga tidak sepenuhnya benar. Karena di zaman sekarang ini, Anda bisa memulai bisnis tanpa perlu modal yang besar atau bahkan tanpa modal.

Untuk memulai bisnis, satu hal yang penting adalah ide besar tentang apa yang akan Anda lakukan. Cobalah mulai mengumpulkan ide bisnis berdasarkan keterampilan atau hobi Anda. Karena selain lebih senang melakukannya, biasanya bisnis yang dimulai berdasarkan keterampilan dan hobi tidak memerlukan modal. 

Berikut 4 bisnis dengan sedikit atau tanpa modal:

1. Penulis Freelance
Banyak orang yang memiliki keterampilan dalam menulis, dan jika Anda salah satunya, keahlian ini dapat dijadikan peluang untuk memulai bisnis. Saat ini, terdapat cukup banyak perusahaan yang membutuhkan penulis freelance untuk menulis artikel di website-nya. 

Selain itu, pekerjaan ini juga sangat nyaman karena Anda tidak perlu datang ke kantor, dapat kerjakan di mana saja sehingga Anda juga bisa melakukan pekerjaan lainnya. Meski terlihat remeh, namun jangan anggap remeh penghasilan yang bisa didapatnya.

Dengan melakukan pekerjaan ini, Anda bisa mendapatkan uang jutaan rupiah. Misalkan untuk satu artikel, Anda bisa mendapat Rp 10.000. Jika dalam sehari kamu dapat menulis 5 artikel saja, maka dalam 1 bulan akan mendapatkan Rp 1,5 juta rupiah. Tentunya pekerjaan ini akan sangat menyenangkan untuk Anda yang memang gemar dan terampil dalam menulis.

2. Dropshipper/Reseller
Kedua istilah ini pasti sudah cukup akrab bagi orang yang sering belanja di dunia online. Pada dasarnya, dropshipper atau reseller adalah orang yang menjual produk orang lain. Keuntungan dari memulai bisnis sebagai dropshipper atau reseller adalah tidak perlu lagi mengeluarkan biaya produksi dan menyediakan stok barang.

Tugas Anda adalah menyampaikan pesanan pembeli kepada produsen. Yang penting untuk dilakukan agar sukses dalam bisnis ini adalah menemukan produsen yang tepat, dalam arti produknya berkualitas baik, dan mencari pembeli yang banyak serta memberikan pelayanan terbaik agar mereka menjadi pembeli setia. 

Penghasilan dari menjadi reseller bisa sangat besar, tergantung dari apa yang dijual dan seberapa banyak penjualan terjadi. Jadi kalau Anda merasa jago dalam menjual barang, cobalah memikirkan tentang ide bisnis ini.

3. Bidang Jasa/Pelayanan
Memulai bisnis tidak akan perlu modal jika Anda bergerak di bidang jasa atau pelayanan. Dalam bidang ini, yang diperlukan adalah keterampilan, koneksi dan kepuasan konsumen. Banyak bisnis yang bergerak di bidang jasa yang dapat dikembangkan, misal bisnis tiket pesawat, travel, penyalur asisten rumah tangga, dll. 

Contoh jasa travel ke Pulau Komodo, dalam bisnis ini Anda hanya perlu mengenal dan mempercayai satu orang lokal untuk menjadi orang lapangan, yang mengatur seluruh kegiatan tamu di pulau. Tugas Anda adalah memasarkan bisnis ini dan mengatur perputaran uangnya. Keuntungannya sangat besar dan bisnis ini dapat di kerjakan di mana saja. Kunci utama untuk sukses di bisnis ini adalah kepuasan pelanggan. Semakin banyak pelanggan yang puas, bersiaplah untuk sukses di bisnis ini.

4. Blogger
Memulai bisnis ini, selain tidak perlu modal, juga dilakukan sesuai kesenangan Anda. Jadi pastinya bisnis ini selain menjanjikan, juga sangat menyenangkan untuk dilakukan. Istilah fashion blogger, food blogger, dan travel blogger banyak di jumpai sekarang ini.

Sekilas mungkin pekerjaan mereka terlihat tidak menghasilkan uang, malah buang-buang uang, namun ternyata dengan menjadi blogger, penghasilan yang didapatkan lumayan besar. Jika banyak orang yang membuka blog Anda setiap harinya, dan orang tertarik untuk memasang iklan di blog itu, maka Anda akan mendapatkan uang juga.

Tugas Anda adalah terus memperbaharui blog sedemikian sehingga menarik banyak orang yang mengunjungi blog Anda. Melakukan hobi, senang-senang, dan mendapatkan uang, menyenangkan banget kan?

Mau Lebih Kaya Dengan Sederhana 3 Cara Ini Bisa Mewujudkannya dibutuhkan kerja keras buat Anda yang mau memiliki banyak uang. Tapi jika pengeluaran uang lebih besar dibandingkan hasil dari kerja keras yang Anda lakukan untuk mendapatkan uang, justru akan terlihat sulit untuk bisa membuat Anda menjadi kaya.

Sumber : https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3885590/tak-punya-modal-untuk-buka-usaha-coba-deh-4-bisnis-ini

Cerita Unik Dibalik Nama Populer Domino, Wendy's hingga Starbucks

Nama Domino, Wendy's hingga Starbucks tak asing di telinga. Ada cerita unik saat pendiri restoran menciptakan nama yang 'catchy' dan sekarang jadi terkenal ini.

Pernah berpikir dari mana asal-usul nama Wendy's atau Starbucks? Penemuan nama ini ternyata memiliki cerita unik. 




Salah satunya Wendy's yang merupakan nama panggilan salah satu anak sang pendiri, Dave Thomas. Ini fakta-faktanya seperti dirangkum News.com.au (27/2):

Cerita Unik Dibalik Nama Populer Domino, Wendy's hingga StarbucksFoto: Istimewa

1. McDonald's
Siapa tak kenal resto fried chicken global ini? Nama McDonald's rupanya punya sejarah panjang. Tahun 1940, dua bersaudara Dick dan Mac McDonald membuat restoran kecil yang sukses di San Bernardino, California. Mereka lalu membuat konsep baru yang fokus pada menu hamburger, kentang goreng dan milkshake tahun 1948. Tahun 1954, mereka bekerja sama dengan Ray Kroc.

Sayangnya ada konflik antara dua bersaudara itu dan Kroc. Cerita berakhir dengan Kroc membeli restoran berikut namanya. Kroc lalu membangun sistem baru dan membuat restoran ini jadi global seperti sekarang.

2. Domino
Tahun 1960, dua bersaudara Jim dan Tom Monaghan membeli gerai pizza di Ypsilanto, Michigan. Nama gerai ini DomiNick's. Setelah drama dan kesuksesan yang meningkat, pemilik asli gerai pizza itu memutuskan mempertahankan hak atas nama gerainya.

Dengan batas waktu yang singkat, akhirnya Jim dan Tom mengubah nama gerai pizza. Ada rumor menyebut nama Domino's Pizza datang dari ide supir delivery mereka yang bernama Jim Kennedy.

Cerita Unik Dibalik Nama Populer Domino, Wendy's hingga StarbucksFoto: Istimewa

3. Subway
Resto sandwich populer ini didirikan tahun 1965. Sejarah berawal saat Fred DeLuca dan temannya, Peter Buck membuka Pete's Super Submarines di Milford, Connecticut. Mereka menargetkan punya 32 cabang dalam 10 tahun. Nama gerai sandwich ini lalu berubah jadi Pete's Subway beberapa tahun kemudian.

Namun tahun 1974, baru 16 lokasi Subway tersebar di seluruh AS. Karenanya sang pemilik menjalankan sistem waralaba agar target mereka terpenuhi. Nama resto lalu dibuat lebih simple yaitu Subway.

4. Starbucks
Cerita bagaimana Starbucks mendapatkan namanya berawal dari kata "st." Saat itu, pendiri Starbucks bernama Gordon Bowker sedang melakukan brainstroming bersama teman-temannya untuk menemukan nama yang tepat. Salah seorang pihak agensi lalu berpendapat kata dengan awalan "st" punya pengaruh kuat.

Bowker bersama temannya lalu melihat peta tua dan menemukan kota bernama Starbo. Nama ini langsung mengingatkan Bowker dengan karakter Moby Dick, Starbuck. Sejak saat inilah nama Starbucks mendunia.

Cerita Unik Dibalik Nama Populer Domino, Wendy's hingga StarbucksFoto: Wendy's International

5. Wendy's
Sejak masih remaja, pendiri Wendys, Dave Thomas sudah bercita-cita punya restoran. Dan setelah 20 tahun berada dalam bisnis restoran, ia membuka gerai Wendy's pertama di Columbus, Ohio pada tahun 1969.

Wendy merupakan nama panggilan salah seorang anak Dave, Melinda. Namun pemilihan nama Wendy juga dilakukan setelah Dave menguji coba satu per satu nama anaknya untuk restoran. Wendy akhirnya dianggap yang paling pas.

6. Chipotle
Nama resto Meksiko yang popouler di Amerika ini tercetus begitu saja. Diakui pendiri Chipotle, Steve Ells, nama Chipotle datang begitu saja di otaknya. Saat banyak temannya mengatakan nama Chipotle tidak jelas dan sulit diucapkan, Ells tak punya pikiran nama lain. Nama ini rupanya membawa rezeki karena hingga sekarang Chipotle sukses menjual tacos dan burrritos-nya.

Sumber : https://food.detik.com/info-kuliner/d-3888389/cerita-unik-dibalik-nama-populer-domino-wendys-hingga-starbucks?_ga=2.143912755.768157496.1519790890-1866322765.1506083692

Kategori

Kategori