Bob and Me : "Keuntungan Usaha"

Loading...
'Jay. Lu tahu kenapa pengusaha pribumi, susah kaya? Usahanya kurang berkembang?' Suatu kali sang maestro melontarkan pertanyaan, dalam sebuah perjalanan.
Ahaaaaaai. Ini pertanyaan yang sejak dulu ingin saya tanyakan, tapi seringkali tidak terlontar karena malu. Tapi setidaknya pertanyaan itu jadi cermin atau pengingat buat saya.
'Yang pasti bukan soal keturunan, oom. Nggak selamanya, mereka memilih usaha yang salah. Mungkin soal pendidikan,' jawab saya, mencoba melakukan analisis.
'Lah Lu yang sarjana aja baru berani lepas pekerjaan kemaren. Tentu bukan soal pendidikan. Gue cuma lulus SMA. Kuliah satu semester, IP di bawah 2. Mau tahu sebabnya?'
Saya mengangguk.
'Besok-besok Lu mesti care soal ini. Buat pelajaran Lu juga, kalau mau beneran jadi pengusaha.' Oom bergeser memperbaiki posisi duduknya.
'Cek cara mereka membelanjakan uangnya. Tak jarang usaha mereka, punya keuntungan yang cukup besar. 
Tapi, belanjanya bukan untuk memperbesar atau mengembangkan usaha. Mereka mulai tergoda konsumsi. Beli motor, beli mobil mewah, atau ...'
He he. Biasa begini. Sang Maestro menunda bicara, untuk memberi tekanan pada apa yang akan dibicarakan.
'Atau apa oom?' tanya saya, tidak sabar.
'Pasti sudah terpikir sama Lu. Kawin lagi!' Dan kami pun tertawa bersama.

Sumber : https://c.uctalks.ucweb.com/detail/46d720e9042445158966320523363505?uc_param_str=dnvebichfrmintcpwidsudsvnwpflameefut&stat_entry=personal&comment_stat=1
loading...
Loading...


EmoticonEmoticon