Jangan Jadi Pengusaha

Loading...
Mungkin membaca headline di atas membuat Anda sedikit memicingkan mata, hehehe…
santai dulu, tarik nafas, hembuskan dan lanjutkan membaca :)

Beberapa waktu belakangan ini sangat ramai sekali orang berbondong-bondong ingin menjadi pengusaha,
dengan berbagai macam penyebab, dan kebanyakan orang beralasan agar menjadi “KAYA”.
Jika kita simak alasannya, seolah untuk menjadi kaya harus jadi “pengusaha”, dan seolah pengusaha menjadi Tuhan, karena bisa menjadikan kaya.
Apa salah ingin KAYA?
Tentu tidak, bahkan sangat bagus, tapi jika kita berkata “untuk menjadi kaya harus jadi pengusaha” lebih baik jangan deh jadi pengusaha. Karena secara tidak langsung Anda menggantikan posisi Tuhan, seolah penyebab Anda kaya adalah “jadi pengusaha”.
Sebaiknya jadikan Tuhan di awal dan menjadi pengusaha adalah bentuk ikhtiar, katakan “saya ingin menjadi pengusaha agar waktu saya bebas untuk beribadah dengan Tuhan, solat dhuha 12 rakaat ga ada yang melarang, dan bisa bermanfaat untuk orang banyak”. Nah jika diubah menjadi seperti itu, jadi bagus deh tuh niatnya.
Karena penggerak customer untuk membeli produk Anda adalah Tuhan.
penggerak hati investor untuk invest pada bisnis Anda adalah Tuhan.
dan penggerak hati team untuk bekerja dengan Anda adalah Tuhan.
Dahulukan Tuhan barulah berikhtiar, jangan jadikan status “pengusaha” sebagai tujuan, tapi jadikanlah suatu “jalan” mencapai tujuan.

Sumber :http://kingpromosi.com/kingtips-glossymuslim/2016/04/14/jangan-jadi-pengusaha/
loading...
Loading...


EmoticonEmoticon