Dua Orang Siswi Asal Sleman Ciptakan Aplikasi Deteksi Pencuri

Loading...
Berasal mula dari kisah pencurian di sekitaran rumah mereka sehingga membuat dua siswi asal Sleman berinovasi memiliki alat deteksi gerakan pencuri jarak jauh berbasiskan teknologi.

Aplikasi bernama Srisujak ini mulai diciptakan pada Juni 2015 lalu oleh Noviani Fitri Andari dan Umi Mukholifah keduanya sama-sama berumur 16 tahun. Andari dan Umi bergabung dalam satu kelompok di kegiatan Karya Ilmiah Remaja di sekolahnya SMK N 1 Depok, Sleman. 
Dengan aplikasi Srisujak atau Sistem Peringatan Penyusup Jarak Jauh Berbasis Arduino dan Android ini, pemilik rumah akan langsung mendapat panggilan telepon saat ada gerakan mencurigakan yang tertangkap melalui sensor yang dipasang di rumahnya. 
Dilansir dari Detik.com, Minggu (25/03/2018) Beberapa tahun yang lalu ternyata aplikasi ciptaan mereka telah meraih predikat Best Presentation di ajang Creanovation di Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS) Semarang 2016.
Kemudian pada pertengahan September 2 tahun yang lalu, Umi dan Novi bersama pembimbingnya Lintang Wisesa juga mengikutsertakan Srisujak di acara Klinik Sains DIY yang diselenggarakan di Taman Pintar. 
Cara bekerja dari aplikasi Srisujak apabila ada gerakan, maka sensor akan mengirim karakter 1 ke Android A. Android A adalah ponsel android yang diletakkan di rumah yang telah dipasang.
Sensor PIR HC-SR 501 (passive infra red) untuk mendeteksi adanya gerakan makhluk hidup dipasang ke Arduino sebagai otaknya. Selain itu, di Arduino dipasangka npula modul bluetooth HC-05. Jika terdeteksi gerakan, Arduino akan 
mengirim data via bluetooth ke Android A. Selanjutnya Android A yang telah terinstal aplikasi Srisujak akan menerima data dari Arduino. Sehingga Android A akan menelepon Android B (android yang dipegang si pemilik rumah). 
Jangkauan sensor PIR yang digunakan dalam alat ini antara 4-10 meter dengan sudut mencapai 120 derajat, dan di Indonesia sepertinya belum ada aplikasi dengan kerja dan harga semurah Srisujak. 
Oleh sebab itu, Aplikasi Srisujak menjadi hampir empat kali lebih, Srisujak memiliki modul GSM dengan harga murah berkisar Rp 200 ribu sampai Rp 900 ribu, sehingga biaya Srisujak sendiri di hargakan kurang dari Rp 250 ribu.

Sumber : https://www.smartbisnis.co.id/content/read/belajar-bisnis/inspirasi-bisnis/dua-orang-siswi-asal-sleman-ciptakan-aplikasi-deteksi-pencuri
loading...
Loading...


EmoticonEmoticon