Sulap Limbah Kayu Jadi Boneka Lucu, Kreasi Vildea Tembus Pasar Mancanegara

Loading...
Apa jadinya bila limbah kayu yang sudah tak terpakai terbuang begitu saja? Tentu akan berdampak buruk bagi lingkungan. Tapi, tidak untuk Ceppy Setiawan (63). Kayu bekas peti kemas dibubut menjadi sebuah boneka kayu yang memakai pakaian khas Jepang, Kimono. 

Usaha ini dimulainya sejak tahun 1995, saat iseng membuat olahan dari limbah kayu peti kemas yang berciri putih bersih dengan guratan serat kayu halus  menjadi boneka. Kala itu, produk racikan Ceppy dipamerkan dalam acara Asosiasi Himpunan Masyarakat Pengrajin Indonesia di Bandung.
"Karena saya orangnya enggak bisa diam dan kebetulan cinta lingkungan, jadi berpikir, limbah kayu mau diapain ya. Harus jadi barang yang berguna. Jadilah boneka ini," kata Ceppy saat ditemui di pameran Telkom Craft Indonesia di Jakarta Convention Centre, Kamis (22/3).
Kegiatan usaha dengan memanfaatkan kayu limbah dan kayu bekas peti kemas yang melalui proses pembubutan, dihaluskan dan dirakit menjadi suatu bentuk boneka lucu bergaya Jepang. Setelah boneka terbentuk, proses terakhir yakni melengkapinya dengan motif coretan tangan dan kemudian di-finishing.
Usaha ini terus tumbuh dan hanya dalam waktu dua tahun saja, produk boneka kayu Jepang yang dihasilkannya berhasil menarik pasar luar negeri. Tiga negara sekaligus menjemput produk yang dijualnya pada tahun 1996.
Ceppy mengaku telah memproduksi ribuan model boneka kayu Jepang. Mulai dari bentuk gantungan kunci, hiasan, hingga boneka kayu dengan teknik kesulitan ukir yang rumit.
"Tahun 96-97 ini sudah ekspor. Tapi buyer yang jemput langsung ke sini. Itu ada, Singapura, Kanada, dan Australia. Semua ini awalnya karena dari asosiasi tadi," tutur Ceppy.
Dalam sehari, rata-rata dia bisa memproduksi hingga 40 pcs boneka kayu, atau tergantung jumlah pesanan. Harga boneka kayu yang dijualnya mulai dari Ro 15 ribu (gantungan kunci) hingga Rp 475 ribu. Omzet per hari rata-rata Rp 2 juta -Rp 3 juta, bahkan pernah mencapai Rp 7 juta sehari.
Kini, bisnis Ceppy masuk UMKM mitra binaan PT Telkom. Ceppy mengaku dengan adanya program pembinaan UMKM seperti ini membuat dirinya sebagai pensiunan pegawai swasta bisa tetap produktif. (inf)

Sumber : https://www.smartbisnis.co.id/content/read/belajar-bisnis/inspirasi-bisnis/sulap-limbah-kayu-jadi-boneka-lucu-kreasi-vildea-tembus-pasar-mancanegara
loading...
Loading...


EmoticonEmoticon