4 HAL TENTANG PUBLIC RELATION YANG BISA DIPELAJARI DARI LANGKAH BRILIAN KENTUCKY FRIED CHICKEN (KFC) MENYELESAIKAN KRISIS

Loading...
Ini 4 hal tentang penanganan krisis oleh Public Relation (PR) yang dapat kamu pelajari.
Kentucky Fried Chicken atau yang lazim dikenal dengan sebutan KFC berdiri pada 1940-an yang didirikan Col. Harland Sander. Diawalinya dengan berjualan dipinggir jalan hingga mempunyai restoran sendiri, tentu Col. Haland Sander melewati lika-likunya selama menggeluti usahanya.
Salah satu permasalahan menonjol yang dihadapi, 900 gerai makanan KFC di Inggris pada pertengahan Februari 2018 lalu, harus dipaksa ditutup karena kekurangan pasokan ayam. Masalah itu muncul, setelah jaringan restoran tersebut mengalihkan kontrak pengirimannya ke vendor/supplier lainnya.
Untuk para pembeli KFC tentu merasa sangat kecewa karena kejadian tersebut. Betapa tidak, KFC yang sangat terkenal dengan keunggulan ayamnya, ternyata kehabisan bahan baku ayam untuk dimasak dan dijual.
Namun, kejadian tersebut justru memberi cerita berbeda untuk KFC. Kelompok Public Relation KFC bekerja dengan sangat baik menangani krisis tersebut secara cerdas dan unik, dengan sebuah iklan permintaan maaf. Walau tidak 100% menyelesaikan masalah, namun ini 4 hal yang dapat kamu pelajari dari penanganan krisis yang dilakukan KFC. Simak ulasannya.
1. Menyelesaikan masalah secara langsung

Via Inc - Asean
Via Inc – Asean

Tak ada yang lebih buruk daripada sebuah restoran ayam yang sangat besar di seluruh dunia tidak bisa menjual ayam. McDonald’s mungkin dapat mengalami kerusakan dengan mesin es krimnya tapi hal tersebut tak sebanding dengan masalah yang terjadi di KFC.
Namun pihak PR KFC dapat menanganinya dengan sangat baik. Mereka menangani masalah tersebut secara langsung atau tidak di tunda-tunda. Di dalam iklan satu halaman penuh di harian Metro, Inggris yang mereka buat menunjukan bahwa mereka dapat mengerti keironisan yang terjadi dan mereka sangat menyesal dengan kejadian tersebut.
2. Menyajikan secara jenaka tanpa menyinggung
Ada sesuatu yang berbeda di halaman iklan KFC yaitu tulisan “FCK”. Mungkin pertama-tama orang-orang berpikir itu hanya sebuah meme saja, namun itu cara PR dari KFC untuk menangani ketegangan dengan membuat sebuah peristiwa secara jenaka tanpa harus  menyinggung siapapun. Kebetulan masyarakat di Inggris mempunyai selera humor yang tinggi, sehingga mereka merasa lelucon itu dapat meredakan ketegangan yang sedang terjadi saat itu. Namun sebaiknya tetap diperhatikan terlebih dulu lelucon yang akan dibuat, apakah publik atau masyarakat dapat menerimanya atau tidak.
3. Minta maaf secara sungguh-sungguh
Kata pertama dari iklan tersebut “I’m Sorry” sebuah permintaan maaf langsung yang di sampaikan pihak KFC. Dalam permintaan maaf tersebut, mereka tidak menyalahkan pihak pemasok ayam. Walau kesalahan tersebut bukan kesalahan KFC 100 persen, namun pihak KFC tetap bertanggungjawab sepenuhnya dan menyatakan rasa penyesalan mendalam pada para pembeli.
4. Berterimakasih pada pihak-pihak yang seharusnya tak terlibat namun tetap membantu mengatasi masalah
Kalau kamu membaca iklan dari KFC, pasti ada kalimat yang berbunyi “And endless thanks to our KFC team members and our franchise partners for working tirelessly to fix the situation”. Pastinya banyak sekali pihak-pihak yang terlibat ketika gerai KFC tidak mempunyai bahan baku ayam untuk dijual pada pembeli, contohnya; tukang masak, waiters dan lainnya. Mereka tentu sama sekali bukan pihak-pihak yang seharusnya terlibat, karena tidak ada yang bisa mereka lakukan kalau pemasok ayam itu tidak bisa memberikan bahan baku ayamnya. (MS/NH)
Sumber: Inc-ASEAN
Sumber : https://www.hitsss.com/4-hal-tentang-public-relation-yang-bisa-dipelajari-dari-langkah-brilian-kentucky-fried-chicken-kfc-menyelesaikan-krisis/
loading...
Loading...


EmoticonEmoticon